phentermine prescription drug test where to purchase sibutramine 15mg online in the uk buy xanax online without rx buy drug clonazepam 2mg online in uk buy generic soma 350mg in the uk online

8 Jam di Jember, Ngapain Aja?

 photo 20190501_163611_0000_zpscxqbmpjp.png

Ketika penat dengan keseharian, berhenti sejenak, tarik napas panjang, barulah kemudian mulai lagi. Seperti itu biasanya resep agar tidak jenuh dengan aktifitas sehari-hari. Dan itulah yang kami lakukan sekeluarga kamis 25 April kemarin. Kali ini Jember lah yang jadi tujuan kami. Rencananya kami akan main ke mini Transmart yang ada di Jember.

Sebelumnya kami sudah pernah mengunjungi mini Transmart yang ada di Sidoarjo, maka liburan Kali ini mencoba tempat yang berbeda. Kebetulan di Probolinggo ada jadwal kereta pagi yang juga punya jadwal pulang sore menuju Jember, Probowangi. Sehingga tanpa perlu menginap, kami bisa jalan-jalan sepuasnya di Jember. Jadwal keretanya sendiri jam 06.44 berangkat dari Probolinggo, sampai di Jember 08.35. Sedangkan untuk pulangnya, jam 16.37 dari Jember, jam 18.54 sampai di Probolinggo. Sekitar seminggu sebelumnya kami pun membeli tiket kereta, Alhamdulillah cuma Rp 27.000 saja per orang.

Kamis jam 4 pagi kami rencanakan berangkat ke stasiun Probolinggo, karena waktu tempuh normal biasanya 45 menit. Dan bila bersepeda motor dengan empat anggota seperti kami, mungkin bisa molor sampai 60 menit bahkan lebih. Dan akhirnya, sekitar jam 5 kurang kami baru berangkat, sempat dag dig dug akan ketinggalan kereta karena beberapa Kali kami harus berhenti di pinggir jalan, membetulkan boncengan Abang yang longgar atau lainnya. Alhamdulillah, sekitar jam 6 pagi kami sampai di Stasiun Probolinggo. Semua berjalan sesuai jadwal, kereta berangkat tepat waktu.
 photo IMG_20190425_061247_DEPTH_zpswrkisfsq.jpg

Sekitar jam setengah 9, kami tiba di Jember. Perut keroncongan minta diisi. Sebelumnya suami sudah bertanya pada Google maps, rekomendasi tempat makan di dekat Stasiun Jember, yaitu warung pecel gudeg Walisanga. Kami berjalan kaki sekitar 10 menit, untuk menuju warung ini. Kami Kira warungnya akan seperti warung pada umumnya, di dalam sebuah bangunan. Ternyata warung ini ada di jalan kecil di antara pertokoan. Tapi ada banyak orang makan di sana. Jadi sepanjang jalan kecil itu, kursi disusun sepanjang jalan. Untuk makan di sini, langsung ambil nomor urut, dan duduk. Nanti pelayannya akan datang menanyakan pesanan kita. Suami sempat dimarahi karena ini. Karena tak tahu aturannya, ia langsung memesan dan ditegur penjaga warung, haha. Masakannya enak, 16 ribu per porsi dengan lauk yang lumayan banyak. Ada nasi, pecel, gudeg, tumis kentang, daging suwir, dan peyek. Untuk bumbu pecelnya, lumayan pedas. Suami juga minta tambah telor ceplok untuk anak-anak.

Setelah perut terisi, kami main sejenak di alun-alun Jember. Oh ya, untuk menuju warung pecel tadi kita harus melewati masjid jami’ Jember. Sayang sedang diperbaiki, jadi tak sempat untuk difoto. Masjidnya seperti rumah keong..

Sesampainya di alun-alun, anak-anak langsung main ke playground. Jadi ada 3 bagian alun-alun, tanah lapang untuk upacara, kebun kelapa untuk piknik, dan playground tempat main anak-anak. Seru ya ada ruang hijau di tengah kota.

Setelah puas bermain, kami langsung menuju Transmart Jember. Perjalanan sekitar 10 menit dengan grab. Sesampainya disana, suami langsung membeli kartu untuk tiket bermain. Bayarnya sekitar 200 ribu dapat isi sekitar 170 ribuan. Kami bermain di sana dari sekitar jam 11an sampai jam 3an sore. Untungnya di Transmart Jember tersedia mushola dan kamar mandi. Selain itu, mushola perempuan dan laki-laki juga terpisah. Setelah puas bermain, kita bisa menukarkan tiket permainan dengan hadiah yang sudah disediakan. Awalnya kami berencana ke Taman Sukorambi, taman yang ada beberapa hewan ternak, belajar hidroponik, dan kolam renang. Tapi kami takut terlambat menuju stasiun. Akhirnya kami memilih makan di KFC Jember. Puas makan, kami pun langsung pulang menuju stasiun Jember. Di sana anak-anak mandi dan ganti baju. Asyiknya lagi, di stasiun ini ada tempat bermain mini yang akan membantu anak-anak melupakan jenuhnya waktu tunggu. Sekitar pukul 5 kurang, kereta datang dan kami pun pulang.

Itulah cerita 8 jam perjalanan kami sekeluarga di Jember. Lebih seru bila dengan kendaraan sendiri sepertinya. Jadi bisa eksplore lebih banyak tempat wisata yang ada di Jember. Lain kali semoga kami bisa kembali lagi. Sampai ketemu di kisah traveling kami sekeluarga. Semoga bermanfaat. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *