Agar tidak Zong saat Makan Durian

Agar tidak zong saat makan durian

Agar tidak zong saat makan durian.

 

Saya suka durian. Tapi bukan penyuka berat, yang tiap beli harus 5 atau 6 buah untuk dimakan sendiri. Cukup beli satu buah, sudah cukup untuk mengobati keinginan saya untuk makan durian. Selain memang karena durian mahal harganya ya, haha. Tapi kalau sudah musim durian, di Bangka buah ini bisa dibeli seharga Rp 5.000 saja per buah. Bahkan waktu saya kecil dulu, per buah harganya bisa seribu.

Mungkin karena harganya yang mahal inilah, jadi kami pun jarang membeli buah dengan bau yang menyengat ini. Kalau harganya sampai 50 ribu bahkan 100 ribu per buah, Emak tidak akan mau membelinya. Lebih baik beli beras atau keperluan lain.

Sejak menikah, saya kira saya akan sering membeli buah ini. Ternyata mas suami tidak suka buah berduri ini. Ia bahkan bisa pusing dan mabok bila harus mencium bau durian. Dan karena ini pula, kami pun jarang membeli durian. Tapi bila memang sudah ingin sekali makan durian, saya akan mengajak suami untuk membelinya. Alhamdulillah suami mau menemani, meski tak ikut makan, haha.

Mungkin karena jarang beli durian itulah, sering sekali saya mendapatkan buah durian yang zong, huhu. Yang paling sering itu rasanya sepat, atau tidak ada rasanya, manis tidak, pahit pun tidak. Atau buahnya mentah. Padahal harganya mahal, 50 ribu per buah.

Seperti kemarin, bapak tukang sayur membawa dua buah durian. Ukurannya lumayan besar, harganya 45 ribu per buah. Sebenarnya saya tak mau membelinya, tapi si Abang merengek minta dibelikan, maka terpaksa saya belikan (padahal Emaknya juga mau, haha). Oh, ya, dulu waktu Abang masih berusia 1 hingga 3 tahun, Abang tak pernah mau bila dicicipi durian. Baru-baru ini barulah dia mulai mau mencicipi durian, sejak terprovokasi oleh Umminya, haha.

Kembali ke cerita durian yang dibawa tukang sayur tadi, sebenarnya saya ragu, mau membeli yang mana. Menurut yang saya pernah baca, yang besar biasanya lebih baik dari yang kecil. Maka saya pun akhirnya memilih yang lebih besar. Ketika hendak memakannya, apakah yang terjadi? Zong! Ternyata buahnya mentah! 🙁 Dagingnya masih keras dan tak ada rasanya sama sekali. Dan uang 45 ribu pun serasa melayang-layang di depan mata, huhu.

Tapi ternyata saya tak jera untuk membeli buah durian. Siangnya, ketika pulang posyandu, ternyata ada mobil menjual durian yang baru buka di depan perumahan. Akhirnya karena penasaran, saya pun memutuskan untuk membeli, yang ukuran kecil, seharga 20 ribu. Dan Alhamdulillah, duriannya enak, manis dan semua buahnya bagus.

Dari beberapa kegagalan dan keberhasilan saat membeli durian itulah, akhirnya postingan ini muncul, haha. Saya mau mencoba merangkum tentang bagaimana cara memilih buah durian yang tidak zong.

1. Harus yakin

Saya perhatikan betul ini. Bila saya tidak yakin atau ragu-ragu, selalu berujung pada hasil yang tidak bagus, duriannya mentah atau sepat. Tapi bila saya yakin, selalu rasanya manis.

2. Lihat tampilan luar

Bila dengan manusia kita tidak boleh melihat seseorang hanya dari tampilannya, tapi untuk buah durian berbeda. Harus dilihat tampilan luarnya. Jangan sampai ada borok atau lecet sedikitpun. Harus mulus. Tidak boleh ada bagian yang sudah terbuka, harus masih tertutup.

3. Baunya semerbak

Beberapa kali membeli buah durian yang manis rasanya, selalu baunya semerbak harum durian. Bila tak harum, biasanya mentah.

4. Makan di tempat

Bila tidak mau zong, adakan perjanjian dengan Bapak penjualnya. Bila dibelah ternyata buahnya mentah atau sepat, saya tidak mau membeli. Tapi ini butuh keberanian tinggi sih, apalagi untuk orang yang sering tidak enak hati seperti saya.

Bila mau aman, lebih baik lagi pilih makan di tempat, minta dibukakan oleh Bapaknya, tak perlu repot mengumpulkan dan membuang kulit, dan lebih praktis, hehe.

Begitulah curhatan saya tentang durian hari ini. Terima kasih yang sudah mau membaca sampai akhir, haha. Satu hal yang saya perlu ingatkan, tips ini disampaikan oleh seorang yang bukan ahlinya, jadi jangan gampang percaya sebelum membuktikannya. Atau kamu juga punya tips lain tentang buah durian? Sharing di kolom komentar ya, terima kasih. Semoga bermanfaat. 🙂

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *