Aneka Kreasi Mainan dengan Playmat

Memiliki anak usia balita itu memang gampang-gampang sulit. Orang tua dituntut aktif dan kreatif agar bisa mengoptimalkan tumbuh kembang sang buah hati.

Misalnya saja ketika mereka mulai melakukan GTM (Gerakan Tutup Mulut) alias mogok makan, maka orang tua terutama ibu harus pandai-pandai momidifikasi makanan yang ada, seenak dan semenarik mungkin agar si kecil tertarik untuk mencicipi, syukur-syukur bisa lahap menghabiskannya. Karena salah satu faktor penyebab GTM adalah kurangnya variasi menu dan makanan.

Lain makan, lain juga dengan bermain. Sama halnya dengan makan, bermain juga merupakan faktor penunjang penting untuk tumbuh kembang anak yang optimal. Meski kelihatannya hanya sekedar bermain pasir yang sepele, padahal sebenarnya ia sedang mengembangkan pola pikir, kinestetik atau sensorinya ketika bermain.

Mainan yang dibutuhkan juga tidak harus mahal dan selalu beli lho, karena kita bisa memanfaatkan semua yang ada di sekitar kemudian dikreasikan untuk mainan si kecil. Bisa saja dengan pasir, botol air mineral bekas, kardus bekas, atau lainnya. Bahkan menurut dr Mira Irmawati, SpA(K) ketika seminar parenting di Surabaya beberapa waktu lalu, tak penting seberapa mahal mainan yang kita belikan untuk si kecil, yang paling penting adalah kita ada di sampingnya untuk menemaninya bermain.

Bicara soal mainan, belakangan ini saya dan si kecil sedang sering-seringnya berkreasi dengan playmat. Pas sekali koleksi playmat di rumah sudah lumayan banyak, hasil berburu diskon Mas suami ketika belanja online.

Apa saja kreasi mainan dengan playmat ala saya dan si kecil? Berikut saya kasih bocorannya.

1. Sebagai alas tidur

Aneka kreasi mainan dengan playmat

Bentuk yang paling mudah, dijadikan alas tidur. (Dok. Pribadi)

Kalau ini sih fungsi minimalis sekali ya, digunakan sebagai alas duduk atau tidur. Tapi jangan salah, kita juga bisa bermain tebak-tebakan gambar yang ada di playmat dengan gaya ini lho! Bisa juga untuk mengenalkan warna pada si kecil, atau bila playmatnya berupa huruf, bisa juga sekalian mengenalkan huruf.

2. Dibentuk menjadi istana

Aneka kreasi mainan dengan playmat

Istana mini dari playmat. (Dok. Pribadi)

Ide ini muncul ketika saya hanya berdua saja dengan si kecil, sementara saya punya urusan mendadak yang harus diselesaikan. Maka ide membuat istana ini pun muncul, agar ia bisa disibukkan sementara, sedangkan saya bisa menyelesaikan urusan sambil memantaunya dari jauh. Sayangnya karena pondasi yang tidak terlalu kuat dan si kecil yang semangat, mainan ini roboh dalam hitungan menit. 😀

3. Membuat markas kotak

Aneka kreasi mainan dengan playmat

Markas kotak untuk si kecil. (Dok. Pribadi)

Belajar dari kesalahan saat membuat istana serta saran suami , saya mencoba membuat bentuk yang lebih kokoh lagi keesokan harinya. Playmat dibentuk menjadi kubus berukuran besar. Si kecil senang sekali, sampai-sampai ia membawa bantal dan pipis di markas kotak. Haha.

4. Terowongan

Tidak jauh berbeda dengan membuat markas kotak, cuma untuk terowongan dibentuk menjadi balok panjang. Ketika sudah jadi, si kecil bisa melatih fisiknya dengan masuk ke dalam terowongan sambil merayap atau merunduk. Sayangnya terowongan ini hanya bertahan dalam hitungan detik, karena dia terlalu bersemangat memasuki lorong lalu menghancurkannya. Karenanya tidak ada gambar yang bisa diabadikan. 🙁

5. Racing track

Aneka kreasi mainan dengan playmat

Racing track ala-ala. (Dok. Pribadi)

Untuk ide membuat racing track  atau arena balapan ini adalah ide suami, karena si kecil punya banyak mobil dan belum memiliki arena balapan. Jadilah racing track seadanya. Haha.

6. Gawang tempat mengumpulkan bola

Nah kalau yang ini saya meniru dari buku Rumah Bermain Anak karya Julia Sarah Rangkuti. Jadi playmat dibentuk seperti kotak, kemudian ajak anak melempar bola dan memasukkannya ke dalam kotak. Atur jarak si kecil mulai dari dekat ke jauh saat melempar bola, sehingga ada tantangan tersendiri untuk si kecil. Sayang bagian yang ini juga tidak diabadikan.

7. Robot tempur

Aneka kreasi mainan dengan playmat

Kostum robot tempur. (Dok. Pribadi)

Kalau robot tempur ini adalah hasil dari dia senang menonton serial Boboiboy dulu. Karenanya ingatannya akan robot tempur begitu lekat. Akhirnya saya iseng membuatkannya kostum robot ini agar lebih real ketika ia pura-pura menjadi robot tempur.

Itulah ketujuh kreasi mainan dengan playmat yang saya mainkan dengan si kecil. Butuh kesabaran memang saat menemaninya bermain, apalagi saat saya sudah capek-capek menyusun, eh tiba-tiba baru beberapa detik jadi, langsung dihancurkan. Cuma ya mau gimana lagi, namanya juga anak-anak. Belum lagi rumah yang berantakan setelahnya, duh bikin cenat-cenut juga kalau dipikir. Tapi begitulah seninya memiliki anak, sedikit repot, sedikit rempong, kebanyakan bahagia. Haha.

Aneka kreasi mainan dengan playmat

Sehabis main, terbitlah rumah yang berantakan, haha. (Dok. Pribadi)

Jadi Bunda, punya kreasi mainan dengan playmat juga? Sharing yuk! Semoga bermanfaat ya. 🙂

 

7 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *