Bagaimana kita akan diingat ketika tiada??

image

                   Sumber gambar: disini
Tadi siang nonton ceramah Habib apa gitu namanya. Pokoknya ujungnya itu Syahwala. Dokumentasi salah satu TV swasta. Diceritain mertua kalo beliau sudah wafat kurang lebih 2 bulan yang lalu.
Gini nih salah satu efek kemajuan zaman ya, biarpun sudah almarhum beliau tetap bisa menebar kebaikan di muka bumi kayaknya tanpa kurang suatu apapun. Pas di videonya kan Almarhum kayak masih seger dan semangat menyampaikan ceramahnya. Semoga bernilai kebaikan ya untuk Almarhum. Aamiin. 🙂

Saya jadi kepikiran deh. Nanti kalo meninggal, apa ya yang bakal saya warisi ke anak cucu saya?apa yang akan saya titipkan ke generasi masa ini? Atau minimal bagaimana saya akan dikenang oleh anak,cucu,suami,keluarga atau teman2 saya??

Ah, bahkan seujung kuku pun saya tak ada apa-apanya dibanding Almarhum yang ceramah tadi. 🙁

Baiklah, selagi kesempatan itu masih ada, mari semangat menebat kebaikan!! 🙂
Syukur-syukur bisa dicatet sebagai amal sholeh yg mempermudah kehidupan kita di alam sana. Aamiin.

“Jika anak Adam meninggal, maka amalnya
terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah
jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak
sholeh yang berdoa kepadanya.” (HR. Muslim).

Wallahua’lam

Mojokerto, 12 Oktober 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *