Begini Keadaan Kebun Binatang Surabaya 2017

Kamis 7 Desember 2017 lalu, kami sekeluarga bersama Bapak dan Ibu mertua, mengunjungj Kebun Binatang Surabaya. Si Abang sedang senang-senangnya dengan binatang. Ditambah lagi, kini dia lebih excited kalau bertemu langsung dengan hewan. Kalau dulu ketika usianya 2 tahunan, kami juga pernah mengajaknya ke kebun binatang yang lain, tapi saat itu dia masih belum terlalu tertarik seperti sekarang.
Kami berangkat dari Mojokerto naik kereta api Dhoho, dengan jadwal yang paling pagi. Berangkat pukul 06.00, sampai di Surabaya sekitar jam 07.30. Agar lebih dekat, kami memilih turun di stasiun Wonokromo. Biaya kereta api cuma Rp 10.000 per orang. Dari stasiun Wonokromo menuju kebun binatang, kami naik uber taksi online, hanya bayar Rp 10.000.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Menunggu kereta berangkat di stasiun Mojokerto.

Sesampainya di Kebun Binatang Surabaya, ternyata loket tiket masuk belum buka. Jadi kami masih menunggu sekitar 15 menit.

Untuk bisa masuk ke Kebun Binatang Surabaya, kita cukup membayar Rp 15.000 per orang.
Anak-anak yang tingginya sudah mencapai minimal 85cm, juga diharuskan membayar biaya masuk.

Sambil menunggu, ada yang menawari foto di depan patung suro dan boyo, ikon khas kota Surabaya. Foto sekali cukup bayar Rp 10.000. Tapi hati-hati, bila Anda tipe orang yang mudah tergoda, bisa jadi menghabiskan lebih dari itu. Karena tukang fotonya akan semangat sekali menawarkan foto untuk dicetak.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Patung Suro dan Boyo di depab kebun binatang.

Setelah mendapatkan tiket, kami pun langsung masuk berkeliling kebun binatang. Tidak ada peta perjalanan, sehingga pengunjung harus menentukan sendiri tempat mana yang mau dikunjungi. Tapi untungmya, di beberapa sudut jalan, ada petunjuk lokasi mana yang akan dikunjungi.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Papan petunjuk di kebun binatang.

Mungkin karena kemarin Surabaya diguyur hujan, jadi waktu itu kebun binatang agak gelap dan banyak nyamuk.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Tempat duduk di kebun binatang.

Alhamdulilllah, binatang di sini masih lumayan banyak dan bervariasi. Mulai dari aneka kera, komodo, unta, harimau, ikan, kudanil, buaya, dan banyak lagi lainnya. Untuk masuk ke dalam akuarium dan melihat aneka ikan, kita harus membayar Rp 10.000 lagi. Di dalamnya ada aneka ikan yang hidup di air laut dan air tawar. Selain itu, di sini juga ada beberapa pertunjukkan hewan, tapi informasinya cuma disiarkan melalui pengeras suara, jadi kami tidak begitu mengikutinya. Ada  pertunjukkan gajah jam 10.00 hingga 13.00, sayangnya jam segitu kami sudah mengantuk dan lelah. Berikut koleksi foto ketika kami berkunjung ke kebun binatang kemarin.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Kangguru di kebun binatang.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Si Abang follow the foot step.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Ada anak TK sedang outing class di kebun binatang.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Suasana akuarium di kebun binatang.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Kudanil baru selesai berendam.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Beruang sedang bergaya.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Salah satu spot foto di Kebun Binatang Surabaya.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Serunya melihat gajah sedang makan.

Sayang rumah burung yang dulu waktu kecil ada banyak burung di sana, sudah rusak dan tak terawat, jadi seperti hutan kecil. Selain itu, kami juga sempat naik menara tinggi yang bisa dengan jelas melihat Surabaya dari atapnya. Tapi sayangnya menara sudah tidak terawat, jadi tidak ada wahana atau pemandangan lain sepanjang menaiki menara.

Selain itu, di sini juga ada perpustakaan yang koleksi bukunya lumayan banyak dan bervariasi, terutama tentang binatang. Di dalamnya ada beberapa koleksi binatang yang dibekukan. Kemarin sewaktu menunggu kami sholat, si Abang anteng membaca buku di perpustakaan.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Harimau yang dibekukan di perpustakaan.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Beberapa koleksi buku di perpustakaan kebun binatang.

Kebun Binatang Surabaya 2017

Suasana di dalam perpustakaan kebun binatang.

Nah, setelah berkeliling seharian di Kebun Binatang Surabaya, berikut sedikit tips untuk kamu yang juga mau berkunjung ke sini agar perjalanan lebih menyenangkan.
1. Pakai pakaian terang dan panjang, terutama anak-anak.
di sini sangat banyak. Waktu berkunjung kemarin, ada anak yang pakai celana pendek dan kaos yang lengannya bolong. Maka seketika badannya pun penuh dengan bentol-bentol.
2. Bawa lotion nyamuk bila perlu
Karena nyamuknya banyak, bila perlu pakailah lotion anti nyamuk, tapi bila sebelumnya hendak menggunakan body lotion pemutih vaseline atau lainnya juga tak masalah. Tapi di kebun binatang pohonyya banyak, jadi kita tak akan langsung terpapar sinar matahari.
3. Bawa barang secukupnya
Karena kebun binatang cukup luas, baiknya bawaan yang kita bawa tidak terlalu banyak, karena akan kurang menyenangkan bila berkeliling dengan bawaan yang banyak. Begitu juga dengan bekal, basa secukupnya. Di kebun binatang ada kantin yang berjualan aneka camilan dan minuman. Harganya kira-kira dua kali lipat dari harga normal.
4. Jangan lupa cuci tangan dan mandi setelah berkunjung.
Tak tahu kenapa, mungkin karena telah lama berkeliling, lalu kemudian kami istirahat di teras auditorium yang kelihatannya bersih, sepulang dari kebun binatang kami semua gatal-gatal.
5. Bawalah tikar kecil untuk duduk
Hampir sepanjang kebun binatang tercium bau yang tidak sedap, sehingga bagi kamu yang kurang kuat mencium bau tak sedap, bawalah masker. Di kebun binatang juga disediakan beberapa kursi untuk pengunjung duduk. Namun bila kita datang dengan rombongan, rasanya kurang cukup.

Meski kelihatannya tidak terlalu lengkap, tapi si Abang puas sekali bisa berkunjung ke sini. Tempatnya yang luas membuatnya leluasa berlari ke sana kemari. Setelah puas berkeliling, kaki pun terasa pegal. Jadi, kamu masih bingung mau mengajak kemana weekend atau liburan akhir tahun ini? Ke Kebun Binatang Surabaya aja yuk! Atau punya tujuan wisata lainnya? Sharing di kolom komentar ya.  Semoga bermanfaat . 🙂

[Sponsored Post]

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *