Bila Kartu ATM BNI Syariah Expired

Bila bukan karena kartu ATM BNI Syariah saya tiba-tiba tidak bisa digunakan, saya tak kan tahu ternyata kartu ATM BNI Syariah bisa expired. Jadi di bagian belakang kartu ada tanggal berlakunya kartu ATM. Berlaku hingga 5 tahun sekali. Ternyata kartu ATM punya masa berlaku hingga bulan februari kemarin. Jadi hampir sebulan saya tidak bisa melakukan transaksi via mesin ATM, haha.

Baru hari rabu kemarin saya datang ke Bank BNI konvensional. Jadi tidak harus datang ke Bank BNI syariah, karena bisa diurus di Bank BNI konvensional. Sebenarnya waktu yang diperlukan untuk mengurus pergantian kartu lama dengan kartu baru hanya sekitar 20 hingga 30 menit. Tapi waktu menunggu antrian customer service nya, bisa sampai 1 hingga 2 jam.

Pernah saya datang di hari senin, waktu itu sekitar jam 10 pagi baru sampai di bank. Yang terjadi kemudian, hingga jam 12 siang, nomor giliran saya belum dipanggil. Kemudian saya datang di lain hari di hari rabu. Jam 8.15 saya sudah datang di bank. Alhamdulillah dapat giliran nomor 2, meskipun tetap harus menunggu hingga hampir satu jam lamanya.

Lain kali bila mau mengurus sesuatu di bank, setidaknya pastikan beberapa hal berikut:

 

1.Datang lebih pagi, agar tidak dapat nomor antrian terakhir

2. Siapkan berkas yang diperlukan, sehingga tak perlu bolak-balik

3. Tanya seperlunya, karena ada banyak orang menunggu di belakang kita. Bila kurang penting, cari saja informasinya di internet atau melalui call center

4.  Sebaiknya jangan datang siang di awal minggu, karena ada banyak orang yang mengantri

 

Untuk mengganti kartu ATM BNI syariah sendiri, cuma diperlukan 3 dokumen:

 

1.Buku tabungan

2.KTP

3.Kartu ATM lama

 

Setelah mendapatkan giliran, pertama kali kita akan ditanya siapa nama ibu kandung kita. Mungkin untuk memastikan kesamaan pemilik dan data, ya. Setelah itu, kita akan diminta mengisi data diri berupa nama, alamat, nomor telepon, nomor rekening, dan lainnya. Setelah itu, kita tanda tangan, dan tinggal menunggu. Setelah sekitar 15 menit, jadilah kartu yang ditunggu. Semuanya gratis, tanpa dipungut biaya.

Selain itu, kita akan diminta mengisi pin kartu ATM kita, tapi jangan gunakan pin yang lama, karena biasanya tidak bisa. Gunakan pin baru, bila ingin mengganti, ganti di mesin ATM saja.

Kartu ATMnya sendiri ada dua, yang ada tulisan nama pemiliknya, tapi harus menunggu selama sekitar sebulan atau kartu yang biasa. Saya memilih kartu ATM yang biasa, agar bisa segera menarik tunai uang transferan job, hehe.

Tapi sayangnya, bila kita mengurus di Bank BNI konvensional, kartu ATM tidak selalu ada, karena mereka menunggu dikirimkan oleh pihak BNI syariah.

Sepertinya agak ribet ya, tapi saya tetap setia pada BNI syariah. Saat ini saya menggunakan tabungan BNI hasanah, dimana tidak ada bunga setiap bulan, hanya ada biaya administrasi. Untuk kami yang menghindari riba, menurut kami sementara ini tabungan yang lumayan aman. Memang tak ada fasilitas internet banking, saya hanya mengandalkan sms banking untuk tahu transaksi.

Begitulah sedikit tentang cara mengganti kartu ATM BNI syariah lama yang sudah expired dengan yang baru. Semoga bermanfaat. 🙂

5 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *