Chicken Nugget Dinobites dari So Good Sebagai Pelengkap Menu Piring Gizi Seimbang Keluarga di Hari Minggu

Minggu pagi seperti biasa, saya harus bangun pagi. Setelah sholat subuh, mengaji dan cek timeline sosial media (jangan ditiru ya, haha), saya pun memasak nasi di rice cooker, lalu membuka kulkas untuk melihat apa yang bisa dimasak pagi ini. Sebenarnya ini adalah hari libur mas suami, namun karena ada pekerjaan tambahan di tempat kerjanya, jadi ia harus masuk pagi dan baru pulang nanti malam. Dan seperti biasa, bila ia masuk pagi, berarti saya harus masak untuk sarapan.
Setelah mengecek isi kulkas, ternyata bahan makanan yang bisa dimasak untuk sarapan hanya ada wortel, kentang, seledri, dan daun bawang (kalau orang Jawa bilang bawang pre). Karena perbendaharaan menu saya sangat sedikit, masakan yang terlintas di pikiran ya cuma sop, haha. Tapi lauknya belum ada, sementara tukang sayur baru datang agak siang, sekitar jam 7 atau 7.30 pagi. Itu berarti mas suami sudah berangkat kerja dan anak-anak sudah bangun. Bila seperti ini, maka pupuslah harapan saya untuk masak, karena akan lama sekali selesainya bila anak-anak tak ada yang menemani, sementara saya sibuk di dapur. Yang menangis, minta ini itu, banyak sekali dramanya.

Maka saya pun langsung meminta suami membelikan so good ayam potong di minimarket terdekat. Sembari menunggu, saya masak sop wortel dan kentang. Cara membuatnya sop ala saya mudah sekali. Tapi mungkin ada yang mau mengikuti cara saya, saya tuliskan kembali di sini ya, hehe.

Sup Kentang Wortel

Bahan:

Bawang putih digeprek

Bawang pre dipotong-potong

Wortel dipotong-potong

Kentang dipotong-potong

Daun seledri dipotong-potong

Tomat dipotong-potong

Minyak untuk menumis

Merica secukupnya

Garam, gula secukupnya

Kaldu jamur

Cara masak:

  1. Tumis bawang putih, bawang pre dan tomat,
  1. Masukkan wortel dan kentang,
  2. Tambahkan merica,
  3. Bila sudah hampir masak, masukkan seledri, garam gula dan kaldu jamur, koreksi rasa,
  4. Sop wortel kentang siap disajikan.

Nasi dan sayur telah dimasak, tapi lauk belum ada, mas suami belum pulang. Sambil menunggu, si adik ternyata bangun dan minta disusui.

Rupanya, di minimarket yang biasanya buka 24 jam tidak tersedia so good ayam potong, lalu ia membelikan kami sarapan nasi kuning. Akhirnya sup wortel batal dimakan untuk sarapan, haha.

Tapi urusan lauk belum beres, karena untuk makan siang dan malam belum ada lauk untuk anak-anak. Akhirnya sebelum suami berangkat kerja, kami semua, saya, suami dan anak-anak berangkat kembali ke minimarket yang lain mencari so good ayam potong. Tapi ternyata tidak ada juga. Lalu pilihan pun jatuh pada chicken nugget dinobites dari so good. Agak ragu sebenarnya, biasanya si abang tak terlalu suka nugget. Ia lebih suka ayam goreng daripada nugget. Makanya pilihan jatuh pada nugget dinobites, karena dia suka sekali dengan dinosaurus. Sebenarnya si abang ini kadang-kadang juga picky eater. Bila menunya tak sesuai dengan seleranya, maka jangan harap ia mau makan hari itu. Mau dipaksa seperti apapun, tetap ia menolak, bila sudah di dalam mulut pun, dia seperti mau muntah, ada saja alasannya.

Ada beberapa hal yang saya lakukan bila si abang mulai malas makan.

  1. Sebelum makan jangan tawarkan makanan lain

Bila sebelum sarapan si abang sudah makan jajanan lain, bisa dipastikan hari itu makannya akan sulit. Makanya saya usahakan sarapan sudah siap sebelum mereka bangun. Setelah main sebentar, mandi, lalu tawarkan makan. Biasanya lumayan ada yang masuk.

  1. Ajak dia aktifitas fisik

Setelah lelah aktifitas fisik, biasanya dia sendiri yang akan minta makan. Kalau sudah begini, menu apapun biasanya dia lahap.

  1. Ganti menu setiap hari

Meski hari ini dia doyan makan cumi, bila besok kembali masak cumi, dia akan ogah-ogahan untuk makan. Agak repot sih sebenarnya, karena itu biasanya saya masak tak terlalu banyak, cukup untuk hari itu saja.

  1. Sugesti anak dengan cerita

Kadang walaupun sulit makan, bila sudah mendengar cerita tentang makanan, seperti cerita Alharits dan pasukan tentara baik, minimal beberapa suap bisa masuk.

  1. Bentuk makanan jadi sesuatu yang dia sukai

Makanya kemudian saya pilih chicken nugget dino bites dari so good ini. Karena abang selalu antusias dengan dinosaurus. Dia bahkan punya dua baju dinosaurus dan hapal semua namanya.

Ketika anak-anak tidur siang, barulah saya menggoreng nugget dinobites. Sebelum dimasak, nugget saya letakkan di bagian freezer kulkas, agar tetap fresh.

Piring gizi seimbang so good

Tinggal goreng dan siap disantap.

Cara masaknya mudah sekali. Tinggal panaskan minyak goreng, lalu cemplungkan nugget yang masih beku ke dalam penggorengan. Goreng hingga kekuningan, dibalik, tunggu sebentar, lalu angkat. Nugget siap disantap.

Kini menu makan siang sudah tersedia nasi sebagai karbohidrat, sup wortel, tomat, seledri kentang sebagai sayuran, nugget sebagai sumber protein, dan buah anggur dari mertua. Alhamdulillah kini menu piring gizi seimbang untuk makan siang abang pun siap.

Piring gizi seimbang so good

Menu piring gizi seimbang keluarga di hari minggu pun siap.

Mengapa harus piring gizi seimbang?

Sebenarnya untuk soal makanan ini tidak semata urusan kenyang. Ada gizi yang harus dipenuhi, sehingga tubuh dapat optimal melaksanakan tugasnya. Bukan hanya untuk anak-anak sih, tapi orang dewasa juga perlu. Tapi bila sudah dibiasakan sedari kecil, akan lebih mudah untuk melakukannya di kemudian hari. Tentunya juga harus diikuti dengan gaya hidup sehat ya.

Apa saja menu dalam piring seimbang itu?

Menu seimbang adalah menu yang terdiri dari beraneka ragam makanan dalam jumlah dan porsi yang sesuai sehingga memenuhi kebutuhan gizi seseorang.

Departemen Kesehatan RI menganjurkan agar seseorang perlu mengonsumsi aneka ragam makanan. Adapun yang dimaksud dengan keanekaragaman makanan adalah hidangan yang paling tidak terdiri dari 4 kelompok bahan makanan yaitu :

1. Satu jenis atau lebih karbohidrat 35% misalnya beras, jagung, gandum, ubi kayu, kentang, sagu, dan sebagainya.
2. Satu jenis atau lebih Protein 15% misalnya kacang-kacangan, tempe, tahu, telur, ikan, daging, dan sebagainya.
3. Satu jenis atau lebih makanan kelompok buah-buahan 15% + sayuran 35% sebagai sumber vitamin dan mineral misalnya buah pisang, apel, pepaya, jeruk, dan sebagainya. sayuran wortel, bayam, kangkung, dan sebagainya.

Piring gizi seimbang

Contoh menu piring gizi seimbang. Gambar dari so good.

Tantangan terbesar bagi saya ketika menyiapkan makanan untuk keluarga terutama anak-anak dalam piring seimbang adalah makan sayur. Si adik masih lumayan gampang, brokoli, kacang panjang dan wortel yang hanya direbus masih lumayan mau dimakan. Kalau abang paling doyan sayur wortel. Kadang-kadang makan timun dan kacang yang ada di sayuran pecel. Tapi dengan begini saja saya sudah Alhamdulillah, karena ternyata ada banyak di luaran sana anak-anak yang sama sekali tidak mau makan sayur.

Piring gizi seimbang so good

Salah satu sayuran kesukaan keluarga saya di rumah, pecel.

Setelah bangun tidur, abang yang memang belum makan saya tawari makan siang. Melihat bentuk nugget yang lucu, dia antusias sekali.

“Aku mau yang tirek Mi!”.

“Habis ini giliran brontosaurus Mi!”. Begitu katanya.

Piring gizi seimbang so good

Bentunya yang lucu membuat abang jadi semangat makan.

Alhamdulillah abang juga mau makan wortelnya. Semua makanan lahap dimakan.

Nyam nyam, abang pun makan dengan lahap.

Itulah cerita kami di hari minggu. Terima kasih so good dinobites telah jadi pelengkap di menu piring gizi seimbang kami hari ini. Bu Ibu ada yang punya cerita yang sama seperti saya? Sharing di kolom komentar yuk!

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *