Ini Yang Kami Lakukan Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

Beberapa waktu yang lalu, di timeline facebook saya ada yang membagikan sebuah postingan tentang berita seorang siswa SMP dan SMA di Bondowoso mengalami gangguan kejiwaan gara-gara kecanduan gadget. Kecanduannya ini sudah sampai tahap mereka menyakiti dirinya sendiri bila tidak diberikan gadget. Bahkan mereka sudah mengidentifikasikan dirinya sebagai pembunuh dan mereka pun jadi sangat membenci kedua orangtuanya yang tidak mengizinkan mereka menggunakan gadget. Penyebab awalnya adalah di sekolah sering diberikan tugas dengan laptop di sekolahnya, lalu berlanjut pada kecanduan gadget.

Duh, saya jadi teringat anak pertama kami yang sekarang berusia 3 tahun 6 bulan. Dulu, dia juga pernah kecanduan gadget. Tiada hari tanpa gadget, dan bila tidak dituruti kemauannya untuk main gadget, dia akan mengamuk. Kadang ia meminta di tengah malam, di saat kami sedang terlelap tidur.

Baca juga: Kesalahan-kesalahan yang Saya Lakukan saat Menjadi Orangtua. 

Alhamdulillah kini dia tak seperti dulu lagi, mengamuk saat tidak diberikan gadget. Meski memang si Abang masih kami berikan gadget, tapi kini sudah dibatasi. Paling lama sekitar 2 jam sehari ia kami berikan kesempatan bermain gadget (seringnya setengah jam, tapi kadang molor hingga 1 jam atau lebih). Jadi setiap malam, si Abang kami berikan jatah menonton 1 film kartun di hooq. Serta 1 atau 2 video yang sudah di download di galeri hp. Sebelum nonton, Abang diminta mengaji terlebih dahulu. Bila belum mengaji, dia tak boleh menonton video. Alhamdulilllah ini berhadil kami terapkan untuk si Abang. Drama bangun di tengah malam minta diputarkan film kesayangannya pun hilang sudah.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang kami lakukan agar si Abang tidak melulu sibuk dengan gadget.

Berdo’a

Setelah paham tentang bahaya gadget bagi anak, kami pun memutuskan membatasi gadhet untuk si Abang. Hal pertama yang kami lakukan adalah melafalkannya dalam do’a. Karena hanya Allah lah yang membolak-balikkan hati seorang hamba, termasuk anak-anak. Setiap sholat, ketika ingat, saya akan meminta dimudahkan untuk mengurangi gadget pada si Abang.

Sugesti positif kepada anak

Setiap kali sedang tenang, kami sampaikan pada Abang, mengapa kami melarangnya main hp. Kami jelaskan hal buruk yang akan terjadi, contoh langsung kejadiannya, dan lainnya. Alhamdulilllah ini lumayan berhasil. Sekarang malah si Abang yang jadi satpam gadget kedua orang tuanya. “Jangan main hp Mi, nanti otaknya rusak”, begitu katanya.

Sampaikan kesepakatan tentang gadget 

Pada mulanya, kami sembunyikan semua gadget. Tapi ketika sesekali dia melihat kami memegang gadget, ia pun akan menagih untukk ikut memegang hp. Lalu pelan-pelan kami terapkan aturan tentang gadget ini. Kedua orang tua harus kompak dan tegas tentang aturan ini. Tegas bukan berarti keras ya. Alihkan pada kegiatan lain yang membuatnya tertarik untuk ikut serta, seperti membaca buku, dan lainnya.

Bermain bersama

Agar anak tak kecanduan gadget.

Si kecil mulai senang bermain mencocokkan gambar.

Membaca buku bersama, main mewarnai, bermain tanah, bermain ke taman, yang penting dia tidak sibuk dengan gadget. Dan yang lebih penting lagi, orang tua harus ikut menyertainya. Bila tidak, ia akan gampang bosan.

Berkreasi Bersama

Agar anak tak kecanduan gadget.

Si kecil menanam semangka di rumah.

Mengajaknya membuat milo hangat, es jeruk, membuat empek-empek, roti awan, berkebun, atau lainnya, adalah hal yang kami lakukan agar ia tak sibuk dengan gadget. Alhamdulillah dia semangat sekali dan jarang melirik hp atau gadget yang lain.

Agar anak tak kecanduan gadget

Si Abang menyiram tanaman di salah satu kebun petani.

Tidak bermain gadget di depan anak

Sebenarnya ini berat sekali, mengingat saya dan suami adalah pengguna aktif hp. Suami jualan online dan saya menulis dari hp. Namun karena tekad yang kuat, kami pun bisa mengupayakannya. Setiap si Abang terjaga, kami akan sembunyi-sembunyi main hp di depan si Abang. Atau harus menunggu dia terlelap baru sibuk dengan hp. Tapi semakin ke sini, kami tidak perlu sembunyi-sembunyi lagi bila mau menggunakan hp. Cukup jangan berlama-lama karena dia akan protes, hehe.

Pilihkan video atau game edukatif

Kami memang tidak bisa sepenuhnya meniadakan gadget untuk Abang. Selain karena di rumah tidak ada televisi, juga karena bagaimanapun dia hidup di zaman dimana teknologi sudah berkembang sangat pesat seperti sekarang ini. Meski memang belum saatnya, tapi sedikit banyak dia juga pasti akan terpapar gadget. Entah itu menelpon Abinya, video call dengan nenek, atau lainnya. Karenanya, kami coba meminimalisir dengan memberikan video atau game yang edukatif untuk si Abang bila sudah waktunya menonton video.

Mulai dari belajar lalu lintas dari Robocar Poli, belajar mengenal negara lain dari super wings, menolong orang dari paw patrol, dan kini belajar matematika dari umi zoomi. Alhamdulillah ini efektif sekali. Dan sesekali sedikit hal ia terapkan di kehidupan nyata.

Itu saja beberapa hal yang kami lakukan di rumah agar Abang tak kecanduan gadget. Tentu semua berproses, tidak langsung jadi. Butuh kesabaran ekstra dalam prosesnya. Tapi selama kita mau berusaha, InsyaAllah selalu ada kemudahan di balik kesulitan.

Menggunakan gadget memang tidak selalu berdampak negatif. Ada hal positif juga yang bisa kita dapat dari gadget. Tapi di usianya yang masih 3 tahun, belum saatnya dia terlalu sibuk dengan gadget atau sejenisnya.

Kamu juga punya pengalaman tentang penggunaan gadget bersama si kecil? Sharing di kolom komentar yuk! Semoga bermanfaat. 🙂

One comment

  • Tipsnya oke semua. Biar nggak kecanduan, selain dialihkan perhatiannya, emang harus dikasi tahu pelan-pelan. Walaupun awalnya nangis, lama-lama anak paham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *