Kita Semua Milik Allah

Kita Semua Milik Allah

 

Sejak Januari 2017 hingga kini, saya telah mendengar banyak berita kepergian. Kepergian untuk selamanya, alias meninggal. Mulai dari Kakak sendiri, lalu artis yang meninggal setelah berjuang melawan kanker payudara, Jupe, dr Ryan Oz, terduga pencuri amplifier, dan terakhir kemarin sesama anggota arisan, istri karyawan tempat kerja suami.

Duh ya, setiap lihat orang yang meninggal, saya jadi deg degan gimana gitu. Jadi ingat kalau suatu saat saya lah yang akan seperti mereka, terbujur kaku di dalam liang lahat.

Satu hal kesamaan dari kesemua yang telah meninggal di atas adalah mereka tidak meninggal saat menjadi kakek nenek. Usia mereka antara 25an hingga 30an lebih. Jadi jelas sekali bahwa mati tak menunggu tua. Kata mertua, syaratnya mati itu hidup. Bukan sehat atau tua. Ya siapapun yang bernyawa pasti mati. Semua yang hidup akan pergi.

Kullu nafsin dzaa iqotul mauut. Begitu yang tertulis di dalam Alqur’an. Semua yang bernyawa pasti akan mati. Saya, kamu, dia, atau mereka.

Semua pasti pergi. Dan tidak akan ada yang kita bawa kecuali tiga, sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholih sholihah yang mendo’akan kedua orang tuanya.

Bukan harta, tahta, apalagi wanita. Jadi kadang suka gregetan sama mereka yang sibuk sekali ngambil harta orang lain dengan korupsi atau cara buruk lainnya. Atau ada juga yang gila-gilaan mengejar wanita lain, padahal sudah menikah sekian lama dan memiliki anak. Atau ada yang menghalalkan semua cara untuk mendapatkan tahta. Padahal tidak ada sama sekali yang akan kita bawa. Apalagi bila cara mendapatkannya dengan cara yang buruk. Semoga kita semua dijauhkan dari perilaku itu semua ya.

Kalau guru saya bilang, boleh saja mau menjadi kaya, asal niatnya untuk membantu umat, bukan untuk disombongkan. Seperti kisah Abdurrahman bin Auf, sahabat yang kaya namun begitu dermawan.

 

Semoga Allah selalu menjaga hati kita dalam keistiqomahan dan ketakwaan. Semoga Allah kumpulkan kita dalam jannahNya. Dan tanyakan aku bila tak kau temukan aku di Syurganya.

 

#Odop

#Day15

#Bloggermuslimahindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *