Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Sebenarnya sudah lama saya ingin menceritakan hasil jalan-jalan sekeluarga sewaktu kami mengunjungi Batu dan Malang di bulan Februari lalu. Namun kemudian karena mabok saat hamil, sibuk dengan si kecil dan rumah serta kesibukan lainnya, akhirnya lupa untuk menuliskannnya di blog (alesan, padahal sebenarnya sih males, hehe). Sehingga akhirnya tulisan pertama yang sudah terbit di pertengahan Mei lalu tak kunjung mendapatkan lanjutan, haha.

Baca juga: Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 1: Malang)

Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, bahwa jalan-jalan ke Malang kali ini adalah jalan-jalan mepet. Kami hanya menghabiskan 2 hari satu malam untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Malang dan Batu. Karenanya, perjalanan kali ini kami memilih untuk tidak terlalu banyak mengunjungi tempat wisata, yang penting bisa lama dan puas di satu atau dua tempat wisata. Selain karena takut si kecil kecapekan, juga agar bisa menghemat biaya, hihi.
Setelah berembuk, akhirnya kami memutuskan selama di Batu hanya mengunjungi dua tempat wisata: Batu Night Spectacular (BNS) dan Batu Secret Zoo. Nah, pada postingan kali ini saya hanya akan menceritakan kunjungan kami selama di BNS. Untuk Batu Secret Zoo akan diceritakan di postingan lain. Semoga pembaca setia sepradik.com tidak bosan ya.
Kami berangkat dari Malang menuju Batu sekitar jam 1 siang. Agar lebih leluasa saat jalan-jalan, kami memilih menyewa motor dari Malang. Kalau tidak salah sewa motor per harinya sekitar 75 ribu. Setelah selesai mengurus administrasi sewa motor, kami langsung berangkat menuju Batu dengan bantuan google maps. Sayangnya, waktu itu sedang sering-seringnya hujan di daerah Malang dan Batu, sehingga kami tidak bisa terlalu menikmati perjalanan karena harus melawan dinginnya hujan. Beruntung dari pihak penyewa motor disediakan sebuah jas hujan, sehingga kami hanya perlu membeli 2 buah jas hujan plastik di pinggir jalan seharga 10 ribu. Sekitar jam 3 sore, kami sampai di hotel Pondok Jatim yang masih satu kawasan dengan Jatim Park 1. Karena kelelahan setelah hampir seharian bepergian dan sempat kehujanan, akhirnya kami tertidur hingga magrib tiba.

Baca juga:ย Review Hotel Pondok Jatim Park Batu, Malang.
Setelah sholat, kami pun langsung keluar hotel mencari sesuatu untuk mengganjal perut. Karena sebelumnya tidak ada rencana, ditambah saat itu gerimis mengguyur kota Batu, akhirnya kami hanya makan seadanya di warung bakso di pinggir jalan. Lumayan untuk menghangatkan badan yang lapar dan kedinginan. Lalu masih dengan bermodalkan google maps, akhirnya kami berangkat menuju Batu Night Spectacular (BNS).

Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Meski hujan tetap semangat jalan-jalan. (Dok. Pribadi)

Sebenarnya ini bukanlah kali pertama kami mengunjungi BNS. Sebelumnya kami berdua sudah pernah ke sini dengan teman masing-masing dan waktu yang terpisah. Tapi Alhamdulillah akhirnya bisa pergi bersama plus dengan si kecil mengunjungi BNS. Salah satu daya tarik BNS adalah banyaknya lampu-lampu hias yang ditata sedemikian rupa sehingga menjadi sangat indah, karenanya bila ingin berkunjung ke BNS sebaiknya di malam hari, lebih cantik. Selain itu, di BNS juga disediakan beberapa wahana permainan, seperti bom-bom car, ayunan tinggi, rumah hantu, rumah kaca, sepeda angin, dan lainnya.

Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Aneka wahana di BNS Batu. (Dok. Pribadi)

Sayangnya sebagian besar wahana belum bisa dimainkan si kecil, karena usia dan tinggi badan yang belum mencukupi. Selain itu, sebagian besar wahana tidak termasuk dalam biaya tiket masuk, sehingga kita harus membayar lagi bila ingin mencoba wahana yang lain, jadi waktu itu kami hanya masuk rumah kaca,ย wahana lampion dan kuda putar untuk si kecil. Waktu itu karena hari minggu, kalau tidak salah tiket masuknya sebesar Rp 40.000 per orang, untungnya si kecil masih belum 2 tahun, jadi masih gratis, hihi.

Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Lampion garden di BNS. (Dok. Pribadi)

Selama di BNS kami puaskan jalan-jalan dan berfoto ria. Sayang waktu itu gerimis, jadi harus ekstra hati-hati selama di jalan karena takut licin. Untungnya saya membawa payung dari rumah, sehingga tak perlu kebasahan. Sebenarnya BNS ini mirip seperti taman lampion di Jogjakarta, hanya saja di sini lebih banyak variasi lampu dan juga wahana permainan yang disediakan.

Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Kereta kuda di BNS. (Dok. Pribadi)

Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Lampion warna-warni di BNS. (Dok. Pribadi)

Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Menara eifel ala-ala di BNS. (Dok. Pibadi)

Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Kilau BNS di malam hari. (Dok. Pribadi)

Di sini juga tersedia food court dan toko oleh-oleh. Jadi nggak perlu khawatir lupa membawa oleh-oleh ya. Waktu itu kami mencoba takoyaki dan roti maryam, lumayan enak rasanya.

Liburan Seru Selama 48 Jam di Malang dan Batu (Bagian 2: BNS Batu)

Salah satu area food court di BNS. (Dok. Pribadi)

BNS sudah mulai dibuka sejak sore, sekitar jam 3 sore hingga tengah malam. Namun karena fokus BNS ada di keindahan lampionnya, jadi paling seru datang ke sini ya di malam hari. Untuk kamu yang juga warga luar Batu seperti kami, sebaiknya menginap semalam atau dua malam di hotel di daerah Batu. Untuk menekan budget, harus pintar-pintar mencari promo hotel atau hotel murah.

Nah kebetulan nih, di pegipegi sebentar lagi akan ada promo diskon besar-besaran hingga 50%ย untuk booking hotel di pegipegi mulai 1 Desember 2016. Untuk info selengkapnya akan ada di pegipegi pada tanggal 1 Desember 2016. Pastikan kamu tidak ketinggalan info promo diskon besar-besaran ini, ya!
 photo blog-KADO-800x534_zpszblieedv.jpg
Segitu dulu cerita jalan-jalan kami sekeluarga di BNS Batu Malang. Tunggu cerita traveling kami sekeluarga berikutnya! Semoga bermanfaat. ๐Ÿ™‚[Sponsored post]

15 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *