Mari Masukkan HANYA yang HALAL ke Tubuh Kita!

“dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya”(QS. Al-Maidah:88)

  Jadi ceritanya minggu kemarin ngikut suami bersama karyawan (dan keluarganya) yang lain shopping ke Surabaya. Agenda bulanan di tempat kerjanya si Abi. 🙂

Jam 07.00 kami berangkat dari rumah naik bus karyawan. Tujuan dari shopping ini adalah salah satu mall terbesar yang ada di Surabaya. Akhirnya, setelah melakukan perjalanan panjang selama kurang lebih 4 jam-an, kami pun nyampe Surabaya kira-kira jam 11-an. Nyampe di mall, tempat pertama yang kami (baca: aku n Abi) tuju adalah toilet. Setelah itu barulah kami menyusuri pusat perbelanjaan itu. Besaaar sekali. Kata Abi, terdiri dari 4 mall yang digabung jadi satu. sekitar jam 13.30-an, setelah shalat kami pun langsung bergegas memenuhi panggilan perut, lapaaaar… 🙂

Akhirnya, setelah bertanya pada Pak security, kami menemukan tempat yang kami cari: food court, letaknya di lantai lima mall ini. Ada banyaaak sekali orang yang makan saat itu. Jualannya juga banyak. Beberapa stand dikumpulkan jadi satu, kemudian tempat makannya juga dikumpul jadi satu. Jadi semacam lingkaran, stand makanan di lingkaran luar, kemudian di tengah ada banyak kursi yang ditata sebagai tempat makan. Kalo di Bangka agak mirip dengan “tenda merah”-salah satu kawasan yang menjual aneka makanan di Sungailiat Bangka- lah. Bedanya, yang ini di mall. Sayangnya saat itu ada sedikit perbaikan di food courtnya, karena kayaknya ada stand makanan yang tutup saat itu.

Karena sudah didemo oleh si perut, jadinya kami langsung hunting makanan. Kami berhenti di salah satu stand yang menawarkan menu-menu masakan Jepang, tapi bahan utamanya ayam. Kayak ayam teriyaki, dan lain-lain yang saya lupa namanya. 😀 Karena kebanyakan namanya agak asing di telinga saya -maklum ndeso- 😀 , jadi tergeraklah saya untuk menanyakan halal atau tidak nya makanan yang di jual. Awalnya sempat ragu-ragu untuk nanyain, karena ayam kan, InsyaAllah halal ya -selama cara memotong dan pengolahannya benar menurut syariat-. Tapi daripada makan dengan keraguan, akhirnya kami berani menanyakan kepada si Mbak kasir,

“Mbak, makanannya halal kan?”

Mbak kasirnya gak bilang iya atau gak, cuma bilang ,”Semua makanan yang berbumbu (yang tidak kering) dimasak menggunakan arak masak Mba’.”

Waktu itu kedengaran antara jelas nggak jelas suaranya si Mba’, malah saya pikir arak masak yang dibilang itu hanamasa. 😀

Jadi saya tanyain lagi,

“Tapi makanannya halal kan Mba’?”

Eh, si Mbak kasir juga gak bilang iya atau gak, cuma mengulang jawaban yang sama,

“Semua makanan yang berbumbu (yang tidak kering) dimasak menggunakan arak masak Mba’.”

Arak masak? setahu saya arak itu haram. Karena kurang yakin, nanyain Abi, dan katanya Abi arak masak itu haram. Na’udzubillah. Padahal sepenglihatan saya banyak sekali yang beli di stand itu.  Jadinya kami pun batal beli di tempat itu. Akhirnya pilihan jatuh di stand yang juga menawarkan menu masakan Jepang dengan bahan utama ayam. Cuma, kalo yang satu ini udah ada sertifikat halalnya terpampang di sudut stand. Selain itu, mas-masnya waktu ditanyain jelas-jelas menjawab, “Halal Kak, tuh ada sertifikatnya pula”.

Bahaya sekali ya. Terutama bagi seorang muslim. Ternyata, makanan haram dijual dimana-mana tanpa ada pembedanya. Malahan sekilas terlihat halal. Kalo dulu, atau bagi saya sendiri, kalo bilang makanan haram itu jelas berkaitan dengan babi. Tapi sekarang, makanan yang awalnya halal seperti ayam (yang ini kalo cara potongnya sesuai syariat ya) atau ikan bisa jadi haram karena cara mengolah atau memasaknya. Misalnya pake arak masak tadi. 🙁

Berarti mulai sekarang harus lebih hati-hati lagi nih. Jangan sungkan atau malu untuk menanyakan kepada penjualnya masalah status kehalalan makanan yang dijual. Atau bisa juga dicari tau dulu warung atau restoran itu halal atau tidak. Sehingga semua yang masuk ke tubuh kita halal dan baik semua. Eh, buat yang mau tau arak masak itu halal atau haram, bisa dibaca disini atau disini atau yang ini.

Semua info itu sepakat mengatakan kalau ARAK atau ARAK MASAK itu HARAM!

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya Allah ta’ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana dia memerintahkan para rasul-Nya dengan firmannya : Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalihlah. Dan Dia berfirman : Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian. Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang melakukan perjalan jauh dalam keadaan kumal dan berdebu. Dia memanjatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata : Yaa Robbku, Ya Robbku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan.

(Riwayat Muslim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *