Menemani Buah Hati Bermain, Wujud Cinta Kasih Seorang Ibu

 

 

Sebagai orang tua, tentunya kita tak asing lagi dengan kalimat, bermain adalah dunianya anak-anak. Sudah bisa dipastikan, bila dia anak-anak, tentu kerjaannya adalah bermain. Tugas kita sebagai orang tua adalah memastikan bahwa anak-anak aman saat bermain serta setidaknya ada sesuatu yang dia dapatkan ketika bermain. Meski memang anak-anak bermain karena ingin senang-senang saja, tapi bila ada tambahan positif lain yang didapat, tentu akan membuat orang tua senang juga, bukan?
Bahkan menurut Bu Elly Risman seorang psikolog, bila anak kurang bermain di waktu kecil, bisa jadi ia akan tumbuh menjadi dewasa yang kekanak-kanakan alias jadi orang dewasa yang kurang main, hehe. Sering kan kita temui, orang dewasa yang tingkahnya seperti anak-anak? Mungkin salah satu penyebabnya karena waktu kecil mereka kurang bermain.
Menurut saya, bermain juga bisa jadi sarana bonding antara orang tua dan anak. Terutama ibu ya, karena umumnya ibu yang lebih sering bersama anak-anak. Karenanya, menemani anak-anak bermain juga merupakan salah satu wujud cinta dari ibu, mengingat pentingnya arti kegiatan bermain untuk anak-anak.

Lalu, permainan apa saja yang sudah kami mainkan bersama?

Meski tidak serajin Ibu-ibu di instagram yang setiap hari selalu membuat kegiatan bermain bersama anaknya, sesekali saya juga mengajak krucils terutama si Abang bermain. Ke depan semoga ini bisa jadi rutinitas keseharian kami, Aamiin. Selama ini saya sering mencontoh kegiatan bermain di beranda instagram saya, yang kebanyakan adalah ibu-ibu. Sisanya, saya ikuti ide di kepala. Kadang-kadang si Abang suka dan antusias sekali, kadang cuma disentuh sekali, atau cuma dihambur-hamburkan seisi rumah.
Tapi, saya terus berusaha dan tidak menyerah, agar anak-anak mau bermain dan bergerak, ketimbang harus duduk, diam, sibuk dengan gadget. Meski kemudian resikonya adalah rumah jarang rapi, masak sering beli, dan me time saya yang sedikit sekali. Semoga ini bisa jadi buah manis yang bisa petik di kemudian hari.

Tempra Blog competition

Lantai pun penuh pewarna.

Apa saja permainannya?

1. Main dengan pewarna

Tempra Blog competition

Main dengan pewarna

Ini adalah permainan yang paling sering kami mainkan di rumah. Tuangkan pewarna makanan ke dalam air, lalu si Abang akan menuangkannya ke wadah. Meski dimainkan berkali-kali, Abang tak pernah bosan memainkan mainan ini. Selain untuk mengenal warna, melatih motorik kasar dan halus, serta mengenal bentuk cair.
2. Main dengan kardus

Tempra Blog competition

Bermain dengan cash register buatan Ummi.

Ini mencontek dari akun instagram Mba’ @uchywidya, penulis buku rumah main kardus. Si Abang belajar berjualan, mengenalkan profesi kasir, serta belajar melayani pembeli. Meski mainannya tak terlalu bagus, Abang antusias sekali memainkannya.

3. Main tempel menempel

Tempra Blog competition

Menempelkan gambar sesuai angka

Ini permainan mengenal huruf hijaiyah, angka, dan hewan ala saya. Nanti Abang akan diminta menempel hewan kelinci yang dalam bahasa arab berarti arnabun, untuk huruf alif. Selain itu, permainan ini untuk melatih fokus dan konsentrasi Abang.

4. Main dengan mainan buatan Ummi

Tempra Blog competition

Main mencocokkan angka

Masih dengan mengenal angka, Abang akan memasukkan bendera sesuai jumlah lubang. Selain melatih kesabaran, permainan ini bisa untuk melatih kekuatan otot tangannya.

4. Main dengan mainan di rumah

Tempra Blog competition

Main dengan lego.

Bila saya kehabisan ide, tinggal berikan lego untuk Abang, karena dia bisa anteng sekali menyusun legonya sesuai imajinasinya. Kali ini dia sedang membangun kereta.

5. Main air ke pantai

Tempra Blog competition

Main air di pantai.

Anak-anak itu suka sekali main air ya, makanya Abang antusias sekali bila diajak main ke pantai. Belajar berenang, membuat istana, hingga mengumpulkan kerang. Abang selalu suka. Selain itu, setelah puas main air, ia akan makan dengan lahap.

6. Main dengan barang yang ada di rumah

Tempra Blog competition

Bongkar tisu dan mainan.

Kalau yang ini kesukaan adik. Bongkar-bongkar semua barang di rumah. Hanya saja saya harus selalu mengawasi khawatir ada barang yang masuk ke mulutnya.

7. Main ke Kebun Binatang Surabaya

Tempra Blog competition

Main ke kebun binatang Surabaya.

Abang suka sekali binatang. Saat mengajaknya ke kebun binatang beberapa waktu yang lalu, dia sangat antusias mengenal aneka hewan dan gaya hidupnya.

Senang sekali bisa menemani si kecil bermain. Melihatnya aktif dan tumbuh sehat. Tapi ada satu hal yang membuat saya sedih. Ketika mereka malas bergerak dan hanya ingin berbaring. Badannya panas dan lesu. Sakit pun mulai datang. Tak nafsu makan dan maunya digendong terus.
Saya ingat sekali pertama kali si Abang masuk rumah sakit di usianya yang 8 bulan. Kala itu ia sedang aktif-aktifnya merangkak. Ketika pertama kali dimasukkan selang infus ke pergelangan tangannya, dia menangis sejadi-jadinya. Sedih sekali rasanya. Belum lagi dia harus dibatasi geraknya di saat sedang aktif-aktifnya bergerak. Ditambah ada adegan selang infus terlepas, sehingga darahnya keluar, duh kalau ingat hal itu saya trauma sekali membawa anak ke rumah sakit. Sejak saat itu, saya usahakan cepat tanggap bila anak-anak mulai panas.

Apa saja pertolongan pertama yang saya lakukan bila anak mulai panas?

1. Cek panasnya. Bila langsung panas di atas 39°© dan ada riwayat step, maka segera hubungi dokter.
2. Cek gerak-gerik anak. Bila anak lesu, tidak terlalu respon, tidak mau makan sama sekali, segera hubungi dokter.
3. Jangan pakaikan jaket, gunakan pakaian yang biasa, jangan terlalu tipis atau tebal.
4. Perbanyak minum air putih, asi, dan istirahat.
5. Jangan kompres dengan air dingin. Kompres dengan air hangat atau air biasa.
6. Bila anak mulai terganggu dengan panasnya, beri obat penurun panas. Sayangnya, kedua anak saya susah sekali untuk minum obat sejak bayi. Setiap diberi obat, langsung dimuntahkan. Untungnya, kini hadir tempra syrup rasa anggur yang aman di lambung.

Tempra Blog competition

Tempra Syrup rasa anggur.

Dengan rasa anggur, kini minum obat bagi anak lebih menyenangkan. Cukup tuang di gelas takar sesuai dosis, tidak perlu dikocok, larut 100%. Jangan khawatir, karena tempra dosis tepat (tidak menimbulkan over dosis atau kurang dosis).

Tempra Blog competition

Komposisi Tempra Syrup.

Akhirnya kini bermain dengan anak-anak tak perlu was-was lagi. Semua urusan memang harus diserahkan pada ahlinya. Bila bermain dengan si kecil serahkan pada Umminya, urusan penurun demam serahkan pada Tempra Syrup rasa anggur.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.

10 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *