My 2018 Year Plan

Resolusi 2018

My 2018 year plan. Picture credit to pixabay.

Assalamu’alaikum pembaca sepradik.com, apa kabar? Semoga semua selalu dalam lindungan Allah ya, Aamiin. Nggak terasa ya, sekarang sudah di penghujung tahun 2017, tak lama lagi InsyaAllah kita akan bersua dengan tahun 2018. Sudah merencanakan sesuatu di tahun 2018? Sudah punya resolusi?
Ternyata benar ya, kalau ada yang bilang, bahwa resolusi tahun depan adalah kumpulan resolusi tahun kemarin yang belum terlaksana, digabung dengan resolusi tahun kemarinnya lagi, kemarinnya lagi, begitu seterusnya sampai yang bikin resolusi malas untuk menulis lagi (ah itu mah saya aja kali), hihi.
Tapi saya termasuk orang yang percaya, bahwa setiap kata, tulisan dan pikiran adalah do’a. Makanya tidak boleh sembarangan. Selain itu, karena ini merupakan do’a, rasanya tak perlu malu menuliskan mimpi dan keinginan kita di dalamnya. Siapa tahu dengan begitu, ada banyak tangan yang ikut menengadahkan do’a untuk mimpi kita, Aamiin.
Di tahun 2018 nanti, semoga semuanya bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Secara rinci, saya mau menuliskan rencana-rencana yang ingin dikerjakan di tahun depan.
1. 2018 harus lebih sabar
Mungkin kalau yang sering membaca blog saya, harusnya sering membaca keluhan betapa saya bukanlah ibu yang sabar. Apalagi semenjak memiliki dua balita. Fisiknya gampang lelah, emosi pun gampang meledak. Sayangnya, yang kena imbas adalah anak-anak dan suami. Semoga seterusnya saya bisa lebih sabar lagi dan tak gampang marah-marah. Untuk mencapai hal ini, sepertinya saya harus punya stok syukur yang berlimpah dan tak ada habisnya. Mungkin saya akan mencoba menghitung setiap nikmat yang saya punya segiap bangun tidur, sehingga sumbu saya bisa lebih panjang. Do’akan saya bisa ya.
2. 2018 harus lebih rajin memasak
Seorang teman bilang, melalui semua aktifitas hariannya di rumah, dia titipkan do’a untuk keluarganya. Saat masak misalnya, dia do’akan agar suami dan anak-anaknya senantiasa sehat. Saat mencuci baju pun, dia do’akan keselamatan anaknya. Karenanya, saya jadi lebih bersemangat lagi dalam memasak. Tapi sejak ada 2 bocah di rumah, waktu memasak jadi lebih singkat. Karena itu saya berencana membuat bumbu siap pakai yang disimpan di kulkas. Dan itu berhasil menyingkat waktu masak saya. Tinggal potong-potong sayur, cuci, lalu tumis bumbj jadi, masak pun selesai.
3. 2018 harus lebih sering bermain bersama Abang dan Adek
Dari dulu saya berencana rutin untuk mengajak Abang bermain. Sayangnya kadang energi sudah terkuras atau lainnya, jadi akhirnya Abang hanya main sendiri. Di instagram saya follow akun ibu-ibu yang rajin membuat mainan untuk anaknya. Semoga setelah masak bisa lebih cepat, waktu bermain dengan anak-anak jadi lebih banyak.
4. 2018 harus bisa hafal 1 juz terakhir Alqur’an
Ini resolusi tahun kemarin yang juga merupakan resolusi tahun sebelumnya lagi, tahun sebelumnya lagi, dan lagi, huhu. Sebenarnya tahun ini beberapa bulan yang lalu hampir selesai. Namun karena ada libur panjang, jadilah saya juga libur setoran dengan Ustadzahnya dan lalu hapalannya hilang melayap, huhu. Semoga tahun ini bisa lebih semangat lagi, Aamiin.
5. 2018 harus lebih banyak buku yang dibaca

Minhajul Muslimah

Salah satu buku yang menanti untuk dibaca.

Saya memang bukan penggila buku. Saya hanya suka membaca novel tertentu yang menurut saya menarik untuk dibaca. Tapi sejak sadar bahwa salah satu cara mendapatkan ilmu adalah dengan membaca buku, saya mulai memaksa diri untuk membaca buku. Tapi beberapa tahun belakangan, saya jarang sekali menghabiskan satu buku. Nah, tahun ini rencananya mau mulai lagi membaca. Semangat!
6. 2018 bisa berkurban
Dulu saya dan suami pernah ikut program kurban seorang teman. Jadi kita hanya perlu membeli sapi betina satu kali, kemudian dia yang akan mengurusnya. Nantinya, bila hamil lalu melahirkan, kita akan dapat satu atau lebih kambing tergantung banyaknya anaknya, yang nanti bisa untuk hewan kurban. Sayang programnya berhenti karena sesuatu hal. Jadi sekarang kalau meu berkurban, saya harus menabung dari nol. Akhirnya saya membelu sebuah tabungan khusus kurban. Apakah akan berhasil? Mohon do’anya ya. Hehe.
7. 2018 bisa menulis buku
Sama seperti menghafal Al-Qur’an, ini juga mimpi saya dari dulu. Resolusi dari tahun kapan ya, haha. Tapi InsyaAllah tahun ini sudah ada rencana dan outline tertulis di kepala, jadi InsyaAllah mulai ada yang digarap tahun ini. Karena tekad saya, sebelum mati, saya mau menulis sebuah buku.
8. 2018 umroh sekeluarga
Kalau poin ini sepertinya seperti mimpi di siang bolong. Karena kalau secara kasat mata, saya tahu sekali bahwa kondisi keuangan kami lagi seret. Tapi saya ingin sekali mengajak kedua orang tua dan mertua untuk umroh bersama. Saya belum bisa memberikan apapun untuk kedua orang tua sejak dilahirkan hingga kini. Meskipun ini tak seberapa, mungkin bisa jadi sebuah hadiah yang bisa membahagiankan di usia tua mereka. Tapi saya hanya bisa berdo’a dan perbanyak sedekah. Semoga Allah kabulkan, Aamiin.
9. 2018 harus lebih banyak bersedekah
Terkait dengan mimpi sebelumnya, maka saya harus banyak-banyak sedekah. Karena selain bisa memudahkan pekerjaan, dengan sedekah juga bisa menolak bala. Meski seharusnya niat sedekah kita hanya karena Allah semata. Tapi semoga tahun depan saya bisa lebih banyak memberi, Aamiin.
10. 2018 harus lebih banyak buku yang dibacakan untuk anak-anak
Saya itu gampang bosen. Ketika buku anak-anak yang mau dibacakan hanya itu-itu saja, kadang terbersit rasa malas untuk mengulang-ulang. (Jangan ditiru ya. ­čÖü ) Maunya sih, setelah ini akan ada banyak buku lagi yang bisa saya bacakan untuk anak-anak.

11. 2018 lebih sehat dan bugar

Untuk bisa mewujudkan semua mimpi dan rencana di tahun 2018, salah satu syaratnya adalah saya harus sehat. Belakangan memang saya jadi gampang sakit. Capek sedikit langsung pilek dan flu. Jadi beberapa bulan kebelakang, saya tak bisa begadang untuk menulis di blog. Karena setelah begadang, hampir bisa dipastikan saya akan pilek atau demam. Karenanya, selain harus rajin olahraga, konsumsi banyak sayur dan buah, saya juga harus selalu sedia vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Sebagai seorang ibu, kalau sakit jangan kelamaan, karena setelah sembuh akan menumpuk pekerjaan minta diselesaikan, huhu.

Jadi, saya juga harus sedia suplemen yang kombinasi multivitaminnya lengkap. Kini ada Theragran-M yang sudah diresepkan oleh para dokter selama 40 tahun (sejak tahun 1976). Theragran M mengandung kombinasi multivitamin  yang terdiri dari Vit A, Vit B, Vit C, Vit D, Vit E, dan Mineral esensial seperti Magnesium dan Zinc. Kandungan kombinasi multivitamin di dalam Theragran-M ini terbukti dapat meningkatkan, mengembalikan dan menjaga daya tahan tubuh, serta mempercepat proses penyembuhan.

Theragran M

Theragran-M multivitamin untuk mempercepat pemulihan saat sakit.

Selain itu, Theragran M juga praktis, tinggal minum satu kaplet sehari setelah makan atau sesuai dosis dokter, kebutuhan nutrisi, vitamin serta mineral harian yang tidak dapat dicukupi melalui makanan yang dikonsumsi setiap hari, InsyaAllah terpenuhi.

Itulah rencana-rencana yang ingin saya kerjakan di tahun 2018. Semoga kita semua bisa jadi pribadi yang lebih baik, senantiasa sehat dan ketakwaannya senantiasa meningkat, Aamiin.

Kamu juga punya resolusi untuk tahun 2018? Sharing yuk di kolom komentar! Semoga bermanfaat. ­čÖé

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.

10 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *