Review Buku Baru Abang dan Adik, Ada Buku Cican Karya Mba’ Indah Julianti Co-founder Kumpulan Emak Blogger

Buku baru abang dan adik

Review Buku Baru Abang dan Adik, Ada Buku Cican Karya Mba’ Indah Julianti Co-founder Kumpulan Emak Blogger.

 

 

Alhamdulilah sudah dua minggu saya dan anak-anak menginap di rumah Mbah Kung dan Mbah Uti anak-anak. Jadi kami memang sering menginap lama di rumah mertua, sementara suami bolak-balik. Niatnya sih silaturrahim sambil melihat keadaan orang tua. Bagaimanapun kita bisa seperti sekarang karena mereka. Karenanya meski sedikit, setidaknya ada usaha kita untuk membahagiakan mereka di masa tua. Dan saya selalu percaya kebaikan itu akan selalu kembali pada kita, meski dalam prosesnya tidak semudah bayangannya.

Karena menginap di rumah Mbahnya, ada satu kebiasaan anak-anak yang tidak kami lakukan, yaitu membacakan buku untuk anak-anak sebelum tidur, karena di rumah Mbahnya tidak ada buku anak.

Maka saya pun merayu suami untuk membelikan buku untuk anak-anak, hehe. Akhirnya beberapa waktu yang lalu, kami pun ke toko buku Togamas yang ada di Mojokerto, dan Alhamdulillah sedang ada diskon 15% untuk buku anak kala itu. Sejak ada buku baru, sebelum tidur kami selalu membaca buku bersama anak-anak. Karena saya percaya, membiasakan kebiasaan baik sebelum ia tidur, akan membuatnya menyimpan hal baik itu untuk kemudian menerapkannya. Selain beberapa manfaat lainnya, seperti bertambah kosakata, ilmu baru, dan lainnya. Mau tahu apa saja bukunya?

 

  1. Fun Cican seri Ketika Cican Marah karya Indah Julianti dan tim oleh penerbit bentangkids

 

Sejak tahu Mba’ Indah Julianti co-founder Kumpulan Emak Blogger (KEB) menulis buku, saya langsung kepo, bagaimana tampilan buku tersebut? Cocok nggak untuk anak saya? Mahal nggak ya? Dan akhirnya ketemu di toko buku Togamas kemarin, yang ternyata bukunya lucu sekali. Jadi Fun Cican ini terdiri dari banyak judul. Untuk karya Mba’ Indah sendiri yang dipajang di Togamas adalah Ketika Cican Marah dan Ketika Cican Bahagia.

Karakteristik dan harga buku

Buku ini terdiri dari 20 halaman berwarna dan merupakan buku board book. Jadi selain karena saya tahu penulisnya, alasan lain membeli buku ini adalah karena buku ini aman untuk balita yang masih suka merobek seperti adik. Untuk bagian dalam, menggunakan kertas tebal yang tidak robek (nggak tahu namanya, hihi) Harga buku Rp 54.000, setelah didiskon jadi sekitar Rp 45.900, lumayan lah potongan 8 ribuan, haha.

Isi buku

Jadi di buku ini diceritakan bahwa Cican memiliki beberapa teman, Meera, Monsta, Oren, dan Kebi. Jadi ketika istirahat sekolah, Cican dan kawan-kawannya bermain petak umpet. Waktu itu yang bertugas menjaga adalah Monsta. Yang pertama kali ketahuan tempat persembunyiannya adalah Oren dan Meera. Lalu karena takut ketahuan, Kebi lari diam-diam untuk pindah tempat sembunyi, tapi tak sengaja menabrak Cican. Cican pun marah karena sakit juga karena tempat persembunyiannya jadi ketahuan. Awalnya Cican tak mau memaafkan Kebi meski ia sudah minta maaf. Tapi Cican ingat pesan ibunya bila Cican marah. Akhirnya Cican pun memaafkan Kebi.

Pesan buku

Pesan buku Ketika Cican Marah ini adalah untuk mengajarkan anak-anak mengontrol emosi. Kita boleh sakit dan marah, tapi jangan berkepanjangan. Apalagi dengan teman sendiri. Lalu di bagian akhir, ada semacam gerakan senam anti marah. Saya dan anak-anak pun ikut mempraktikannya.

Nilai buku

Bukunya bagus, colourfull, bahasanya ringan tapi mengena. Cocok untuk balita dan yang paling penting anak-anak suka.

  1. Seri Binatang Gajah oleh Ana P. dan tim dari penerbit Pelangi Mizan

Tertarik beli buku ini awalnya karena harganya lebih murah daripada yang lain, haha. Jadi harganya cuma Rp 39.000 sementara yang lain di atas 40 ribuan semua. Buku tipis dengan 10 halaman ini menurut saya eye catching sekali. Gambar cover luar kepala gajah dengan bekgron kuning. Adik yang memang sedang suka-sukanya dengan hewan pun jadi tertarik.

Deskripsi buku

Bukunya terbuat dari kertas karton tebal yang tidak gampang robek (maaf nggak tahu nama kertasnya, haha). Isinya simpel sekali, hanya penjelasan tentang gajah. Gajah tubuhnya besar, belalai dan gadingnya panjang, serta telinganya lebar. Gajah pandai berenang, sangat pintar dan ingatannya tajam.

Jadi buku ini cocok untuk balita, karena teksnya sedikit sekali, sementara gambarnya warna-warni. Si adik sampai hapal cerita per halaman. Dan setelah diskon, buku ini jadi Rp 33.150

  1. Goyi dan Pipi seri Saatnya ke Toilet karya Irmalia Sutanto

Meski di bukunya ditulis 3+, saya tetap menjatuhkan pilihan pada buku ini. Soalnya dulu pernah punya buku Goyi dan Pipi yang Mengenal Bentuk. Bukunya lucu dan atraktif. Ada bagian games dan gambar yang bisa dicoret lalu hapus. Pas juga si adik sedang proses toilet training. Jadi saya coba belikan buku ini untuk mensugesti adik agar lulus toilet training. Harga buku adalah Rp 54.000 di pulau Jawa.

Deskripsi buku

Sama seperti Cican, buku ini juga termasuk board book. Terdiri dari 20 halaman full warna, dan bonus stiker. Jadi di bagian akhir akan ada tempat menempelkan stiker bila si anak tidak mengompol.

Ceritanya tentang Goyi dan Pipi yang menginap di rumah Tito dan Tata. Sang ibu mengingatkan untuk jangan lupa pipis sebelum tidur. Pipi dan Tata langsung menurutinya, sementara Goti dan Tito memilih untuk bermain terlebih dahulu. Karena keasyikan bermain, Goyi dan Tito langsung tidur tanpa pipis terlebih dahulu. Akhirnya keesokan harinya kasurnya basah karena Goyi dan Tito mengompol. Tapi ibu tidak memarahi mereka. Keesokan harinya mereka tidak mengulanginya lagi. Semuanya pipis sebelum tidur. Dan akhirnya kasur pun kering.

Pesan buku

Buku ini cocok untuk mensugesti balita yang mau belajar toilet training. Ceritanya sederhana dan ara stiker lucu di akhir buku.

  1. Momon Anemon dan Si Badut Ikan Badut karya Dewi Nopianingsih penerbit Srikandi Empat

 

Bila tiga buku di atas untuk abang, tiga buku berikutnya untuk si abang. Yang memilihkan adalah abinya anak-anak. Karena abang sekarang mulai suka buku kertas biasa, akhirnya pilihan buku untuk abang jatuh kepada buku kertas tipis dengan cerita yang agak banyak.

Buku Momon Si Anemon ini merupakan buku yang colourfull. Bukunya bergambar dengan cerita yang panjang.

Isi buku

Buku ini bercerita tentang Momon si Anemon yang mencari Endut si ikan badut. Momon kebingungan mencari temannya. Ia takut temannya diganggu hewan jahat. Momon pun bertanya pada ikan-ikan kecil, tapi mereka tak tahu

Akhirnya Emit si kepiting membantu Momon, karena Momon tak bisa berjalan jauh. Sementara di lain tempat, Endut sedang asyik makan udang. Tanpa disadari ada ikan hiu yang sedang mengintainya. Endut pun asyik makan udang, sampai ia menyadari ada ikan hiu mengintainya. Ia kemudian lari, namun tak bisa lagi menghindar. Akhirnya datang Momon dan Emit yang menolong. Endut selamat karena ikan hiu takut akan racun si Momon. Lalu si Endut membersihkan badan si Momon yang kotor dan dia menemukan udang untuk dimakan.

Bukunya terdiri dari 44 halaman dan di bagian akhir ada fakta tentang ikan Momon. Juga ada games berupa mewarnai dan mencari jalan.

Pesan buku

Sesama teman, kita harus saling membantu.

  1. Tutu Kura-kura yang Percaya Diri  karya Putri Febrianti oleh Srikandi Empat

Hampir sama dengan Momon, buku ini terdiri dari 44 halaman kertas warna-warni.

Buku ini bercerita tentang Tutu si kura-kura pemberani. Jadi di hutan sedang ada perlombaan antar hewan. Tutu ai kura-kura ingin ikut. Semua teman pun menertawakannya.

Pada lomba lari, ia kalah karena harus menolong kelinci yang kakinya sakit. Tapi akhirnya si kelinci jadi minta maaf padanya.

Lalu ia ikut lomba mendaki bukit. Tutu kalah, tapi ia berhasil sampai garis finish. Perlombaan selanjutnya adalah menggali tanah. Tutu mengajari Deri si rusa yang bingung. Akhirnya Deri pun bisa dan Tutu berhasil juara dua. Deri pun berhenti mengejeknya. Lomba terakhir adalah lomba berenang dan Tutu berhasil menjadi juara.

Pesan buku

Kita tak boleh menyerah. Seperti apapun orang mengejek kita, teruslah  berkarya dan menghasilkan yang terbaik. Jangan benci mereka yang nyinyir, karena itu tandanya mereka peduli.

 

Itulah kelima buku baru abang dan adik. Sebenarnya ada enam, nanti bila sempat saya tambahkan lagi, haha. Jadi, sudahkah kita membacakan anak kita buku hari ini? Semoga bermanfaat. 🙂

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *