Switch Alpha 12, Sahabat Emak Rempong yang Ingin Eksis

Sejak memiliki balita, kegiatan ngeblog saya berpindah, dari yang semula sebagian besar dikerjakan di laptop, sekarang harus berpindah ke handphone.

Asal mulanya karena semenjak si kecil mulai diperkenalkan dengan video dari usianya hampir 2 tahun melalui laptop, sejak itu pula sepertinya ia mulai ketagihan menonton video. Kami juga mengenalkannya pada beberapa film kartun anak, salah satunya Boboiboy. Rupanya dia malah ketagihan menonton film anak superhero dari negeri Malaysia ini. Tiap kali melihat laptop, ingatnya selalu Boboiboy. “Lihat Boboiboy Mi, lihat Boboiboy Mi.” Begitu pintanya. Bila tidak dituruti, ia akan menangis, mengamuk dan meronta-ronta. Bukan hanya itu, ia tidak mau bila hanya menonton sendiri, maunya ditemani Ummi atau Abinya yang duduk di sebelahnya. Pernah suatu ketika di pertengahan malam ia bangun dan langsung meminta menonton Boboiboy. Sungguh tidak mengenakkan, mata masih mengantuk, dipaksa ikut menonton film yang sudah dilihat puluhan kali. Tapi mau bagaimana lagi, bila tidak dituruti, ia akan mengamuk dan meronta-ronta membangunkan tetangga.

Switch Alpha 12 sahabat emak rempong yang ingin eksis

Rela duduk berjam-jam di depan laptop demi film kesayangan.

Melihat hal ini, akhirnya saya dan suami sepakat akan satu hal, hobi menonton si kecil sudah tidak sehat dan harus segera diputus mata rantainya. Dari awal sepertinya memang kesalahan kami, terlalu dini mengenalkan video dan film padanya. Tapi mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Mau tidak mau kami harus membatasi si kecil menonton film kesayangannya di laptop. Langkah awal yang kami lakukan adalah dengan menyembunyikan laptop dari pandangannya. Bila biasanya laptop selalu tersedia di meja, sekarang tak ada lagi laptop di sana. Kemudian kami jelaskan padanya bahwa laptop sudah diambil dan disimpan si pemiliknya (yang mengambil dan menyimpan mas suami, jadi kami tidak berbohong kan? Haha). Mendengar penjelasan ini, sepertinya ia bisa menerima. Sesekali ia masih ingat dengan laptop dan film kesayangannya itu, maka langsung saya tambahkan,” mungkin Boboiboynya sekarang sedang makan, mandi, sholat, sekolah, atau lainnya”.

Switch Alpha 12, Sahabat Emak Rempong yang Ingin Eksis

Isi messenger saya dan suami dipenuhi draf postingan blog.

Alhamdulillah, dia mau menerima. Tidak ada lagi rengekan atau amukan meminta diputarkan film Boboiboy. Sebagai gantinya, kami harus lebih aktif dan kreatif mengajaknya bermain, entah itu dengan bola, playmat, jalan-jalan atau lainnya. Imbas lain yang harus kami rasakan adalah kami harus menggunakan laptop secara diam-diam tanpa sepengetahuannya. Bahkan sekarang kami tidak lagi menyebut “laptop” di depannya, ketika sedang membahas laptop bersama suami, melainkan “si biru” karena laptopnya berwarna biru agar ia tidak curiga. Akhirnya, kini kami tak bisa seleluasa dulu lagi dalam menggunakan laptop. Kegiatan ngeblog sekarang mau tidak mau harus pindah ke handphone. Saya gunakan laptop hanya untuk mengetik draft postingan, dan kesemuanya itu hanya bisa dilakukan bila si kecil tidur saat siang atau malam hari. Jadi ketika hendak membuat sebuah postingan di blog, saya seakan beradu dengan waktu. Bila si kecil sudah tidur, entah itu siang atau malam, saya akan buru-buru masuk kamar dan menutup pintu kemudian mulai mengetik draf postingan. Setelah selesai, dengan memanfaatkan koneksi wifi dari handphone, saya akan mengirimkan draft tersebut melalui messenger facebook kepada mas suami. Jadilah isi message saya dan mas suami penuh dengan draf postingan blog, haha. Nah barulah setelah terkirim melalui message facebook, saya akan mengcopy tulisan tersebut untuk kemudian di paste di dashboard blog melalui handphone. Kemudian kegiatan editing tulisan pun selanjutnya dilanjutkan di handphone.

Mengapa tidak sekalian saja semuanya dilakukan di laptop? Karena bila dilakukan keseluruhan mulai dari ngetik, edit tulisan, memasukkan gambar, dan sebagainya di laptop, waktu yang diperlukan akan lama sekali. Sementara waktu paling leluasa untuk saya mengetik di laptop adalah ketika si kecil tidur siang, sekitar dua jam saja. Soalnya kalau malam si kecil tidurnya sudah larut, saya juga sudah ngantuk, akhirnya ikutan tidur, haha. Ditambah lagi saat ini di rumah belum ada koneksi wifi yang mumpuni, masih memanfaatkan koneksi wifi dari handphone, yang terkadang loadingnya lama sekali. Sehingga akhirnya bila dikerjakan semua di laptop, si kecil sudah keburu bangun, sementara kerjaan belum selesai sama sekali.

Selain itu, bila dikerjakan di laptop, saya tidak bisa leluasa mengeditnya sepanjang waktu, karena takut ketahuan si kecil. Sementara bila sudah dicopy ke handphone, saya bisa mengeditnya kapan saja bahkan saat menemaninya bermain (maafkan Ummi ya nak, huhu).

Switch Alpha 12, Sahabat Emak Rempong yang Ingin Eksis.

Dua benda yang harus selalu ada saat membuat postingan di blog.

Trus, kenapa tidak sekalian di handphone saja? Layar handphone yang hanya 5 inchi, membuat mata saya rasanya lelah sekali bila harus berlama-lama mengetik lebih dari 500 kata di handphone. Sementara jempol juga bisa keok bila kelamaan mengetik di handphone. Ditambah lagi masalah typo yang sering sekali terjadi. Duh, ribet banget jadinya kalau semuanya harus diselesaikan di handphone. Sepertinya saya butuh gadget yang otomatis bisa diubah-ubah menjadi handphone dan laptop.

Seakan mengerti dengan kondisi kami saat ini, Acer sebagai pemimpin di ranah notebook 2-in-1 di Indonesia, kini memiliki terobosan baru, sebuah notebook hybrid yang bisa sekaligus digunakan sebagai notebook dan tablet, dialah si manis Switch Alpha 12. Dengan menggunakan gadget ini, kita bisa sekaligus menggunakan notebook dan tablet. Wih, canggih bingit kan? Kalau menggunakan gadget ini, saya dan suami tidak perlu repot-repot lagi kucing-kucingan dengan si kecil bila ingin menggunakan laptop. Bagaimana bisa? Bila si kecil tidur, saya bisa mulai mengetik dengan notebook, kemudian setelah ia bangun, saya akan langsung mengganti si manis Switch Alpha 12 menjadi tablet. Si kecil pun tidak akan curiga, karena dia pikir kami sedang memegang handphone seperti biasanya. Sehingga dia tidak akan merengek minta diputarkan film kesukaannya.

apa hanya itu saja kelebihan si Switch Alpha 12 ini?

Eit, tunggu dulu. Selain bisa diubah-ubah menjadi notebook atau tablet, Switch Alpha 12 juga memiliki kelebihan lain yang mungkin akan membuat kamu kepingin banget kekepin ini gadget. Apa saja itu?

Switch Alpha 12, notebook dengan performa tinggi tanpa kipas.

 

Switch Alpha 12, Sahabat Emak Rempong yang Ingin Eksis

Teknologi LiquidLoop memungkinkan Switch Alpha 12 memiliki performa tinggi meski tanpa kipas.

Agar performa sebuah notebook terus terjaga, dibutuhkan sebuah sistem pendingin yang sangat baik untuk menghindari penurunan performa notebook akibat overheating. Sayangnya, selama ini, kebanyakan sistem pendingin notebook yang digunakan adalah kipas konvensional yang selain ketika berputar dapat mengeluarkan suara yang cukup mengganggu ketika menggunakannya, juga dapat menghasilkan debu yang pada akhirnya akan membuat suhu notebook overheat dan merusak motherboard.  Nah, Switch Alpha 12 ini mengusung teknologi Acer LiquidloopTM yang mengandalkan pipa berisikan cairan pendingin untuk menstabilkan suhu prosesor Intel Core i Series di dalamnya secara optimal. Karena teknologi tanpa kipas atau fanless ini juga, Switch Alpha 12 bisa beroperasi senyap dan tidak mengganggu konsentrasi kita atau orang-orang di sekitar saat menggunakannya. Dengan begini, saya yang hanya bisa menggunakan laptop saat si kecil tidur, otomatis tidak akan mengganggu si kecil yang sedang tidur, karena berisiknya suara kipas dari laptop. selain itu, dengan teknologi fanless ini, Switch Alpha bisa digunakan dalam waktu lama tanpa colokan, bahkan hingga 8 jam lamanya. Wuih, canggih sekali ya, bisa puas ngutak-ngatik blog tanpa perlu ribet dengan colokan. Satu lagi nih, karena tanpa kipas, otomatis tidak akan ada debu yang melengket pada perangkat, sehingga notebook akan lebih panjang umur. Jadi tak perlu repot gonta-ganti perangkat karena motherboardnya rusak, pas sekali untuk Emak irit macam saya, hihi.

Desain ramping dan fleksibel.

 Switch Alpha 12 Sahabat Emak Rempong yang ingin eksis

Tampilan Switch Alpha 12 yang mempesona.

Bodi si manis Switch Alpha 12 ini sudah didesain tipis dan ringan, sehingga mudah untuk dibawa kemana-mana. Layarnya yang berukuran 12 inchi cocok sekali untuk saya yang suka pusing bila harus mengetik ratusan kata di handphone yang layarnya kecil. Jadi bila nanti terpaksa harus mengetik di tablet, saya tetap bisa leluasa karena ukuran layarnya yang cukup besar.

Switch Alpha 12, Sahabat Emak Rempong yang Ingin Eksis

Keyboard yang dilengkapi backlit pada Switch Alpha 12.

Cara mengubah Switch Alpha 12 ini sesuai kebutuhan kita juga sangat mudah. Kita hanya perlu melepas dan memasang kembali keyboard docking yang telah dilengkapi engsel magnet. Dengan begitu, melepas keyboard Switch Alpha 12 dapat dilakukan dengan cepat dan aman. Nah, jangan khawatir, meski kita sedang berada di ruangan dengan pencahayaan redup, kita tetap bisa mengetik, karena keyboard notebook ini juga dilengkapi dengan lampu backlit. Selain itu, juga dilengkapi dengan kickstand yang bisa diatur sudutnya hingga 165 derajat untuk memberikan sudut pandang yang kita inginkan.
Performa kencang didukung fitur terdepan.

Untuk kamu yang membutuhkan performa notebook 2-in-1 dengan performa bertenaga, tak perlu meragukan Switch Alpha 12, pasalnya Acer telah menanamkan prosesor Intel Core  i Series generasi ke-6 yang memiliki kinerja kencang dan hemat energi. Ini juga yang membuat si notebook manis ini berada di level lebih tinggi dibanding produk sejenis yang biasanya masih mengandalkan Intel Core M.

Selain itu Switch Alpha 12 juga dilengkapi fitur teknologi terdepan seperti port USB Type-C dengan USB 3.1 gen 1. Dengan port tersebut, memungkinkan kita untuk bisa mentransfer data hingga kecepatan 5 Gbps, alias 10 kali lipat lebih kencang dibanding USB 2.0. Tambahannya lagi, port USB Type-C ini juga bisa difungsikan sebagai output video dan sumber daya yang dapat mengalirkan hingga 4.5W untuk gadget kamu.

Untuk layarnya sendiri, seperti yang sudah disinggung di atas, layar Switch Alpha 12 ini berukuran 12 inchi yang memiliki resolusi QHD (2160 x 1440 pixel ) dilengkapi teknologi IPS. Wow, jadi layar gadgetnya bukan hanya berukuran besar, tapi juga mampu menghadirkan gambar tajam dan warna yang baik dari berbagai sudut. Tak perlu takut mata akan kelelahan karena berlama-lama dengan Switch Alpha 12, karena notebook yang satu ini sudah memiliki teknologi Blue Light Shield yang membantu mengurangi emisi cahaya biru pada layar, yang biasanya akan membuat mata cepat lelah.

Switch Alpha 12, Sahabat Emak Rempong yang Ingin Eksis

Teknologi Blue Light Shield agar mata tak cepat lelah.

Terakhir, untuk kamu yang hobi corat coret atau menggambar, Acer juga melengkapi Switch Alpha 12 dengan pena digital Active Pen. Eit, bukan hanya untuk sekedar corat-coret saja ya, tapi dengan digital active pen ini, bisa membantu kreativitasmu pada layar semakin tidak terbatas. Karena digital active pen ini dilengkapi dengan sensitivitas hingga 256 tingkat tekanan, sehingga mampu memberikan pengalaman menulis digital yang rapi dan mudah di layar. Selain itu, pena ini juga sangat membantu saat menggunakan fitur Windows Ink, seperti mengatur ketipisan dan ketebalan garis atau membuat sketsa digital lebih presisi saat layar menjadi kanvasnya.

Switch Alpha 12, Sahabat Emak Rempong yang Ingin Eksis

Digital Active Pen untuk kamu yang hobi corat-coret di laptop.

Wah, dengan berbagai kelebihan dan kecanggihan teknologi yang dimiliki Switch Alpha 12, nggak salah dong bila saya mengatakan bahwa notebook ini cocok sekali untuk emak blogger rempong yang ingin terus eksis seperti saya. Bila memiliki notebook canggih ini, saya tak perlu lagi repot-repot kirim draf postingan ke messenger facebook suami, karena semuanya bisa dikerjakan langsung dari Switch Alpha 12. Bersama Switch Alpha 12, pekerjaan ngeblog pun menjadi semakin mudah, cepat, dan tanpa batas.

Segitu dulu sesi curhat mengenai keseharian saya saat ngeblog sambil mengurusi rumah dan si kecil yang lagi aktif-aktifnya. Kamu punya cerita serupa? Sharing yuk di kolom komentar. Semoga bermanfaat ya! 🙂

 photo Banner-lomba-Switchable-Me-Switch-Alpha-12_zpsmnazhg9k.png

14 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *