Tempat yang Selalu Ingin Saya Kunjungi

Saya

Tempat yang selalu ingin dikunjungi

Tempat yang selalu ingin saya kunjungi. Picture by pixabay, edited by Julia.

 

Saya suka jalan-jalan. Menikmati pemandangan, makan makanan khas daerah setempat (tapi yang saya suka, hehe), belajar sejarah daerah tersebut, belanja oleh-oleh khas, sungguh menyenangkan. Apalagi bonus lainnya adalah kita bisa dibayar ketika jalan-jalan tersebut, atau minimal gratis (ngarep, haha).

Dari dulu, saya sangat memimpikan bisa keliling dunia, terutama Indonesia. Tapi lebih spesifik lagi, saya sangat ingin pergi ke luar negeri. Tepatnya sejak SMA, saya bercita-cita bisa jalan-jalan atau kuliah gratis di luar negeri. Tapi takdir berkata lain, sang pangeran berkuda datang lebih awal, saya pun menikah. Mimpi untuk keluar negeri perlahan meredup.

Namun ada satu hal yang tak meredup, bahkan terus bertambah keinginannya: mengunjungi tanah suci Mekah lalu melaksanakan ibadah haji atau umroh di sana. Tahun ini bahkan saya menuliskan berangkat ke Mekah untuk umroh bersama keluarga sebagai resolusi. Meski saya tahu uang kami sepertinya belum mencukupi, tapi toh tugas kita hanya berdo’a dan berusaha, sisanya, serahkan pada Allah.

Selain sebagai tempat ibadah, ternyata Mekah juga bisa menjadi tempat keliling yang menyenangkan. Lebih lengkapnya saya tuliskan alasan mengapa Mekah jadi tempat yang selalu ingin saya kunjungi.

1. Terdapat ka’bah, tempat berkumpulnya seluruh muslim di muka bumi

Tidak ada yang lebih menyenangkan dibanding bertemu dan berkumpul bersama saudara seiman hanya karena Allah. Mengetahui bahwa ada banyak muslim lain yang datang dari berbagai negara di muka bumi. Lalu kemudian kami pun berkumpul melaksanakan ibadah haji atau umroh bersama. Subhanallah.

2. Terdapat Masjidil Haram, yang pahala sholat di sana 100.000 kali dari shalat di masjid lainnya

Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ

Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173.)

Sumber : https://rumaysho.com/1979-pahala-shalat-di-makkah-100000-kali.html

Dengan sholat di Masjidil Haram, kita bisa mendapatkan pahala berlipat yang semoga dengan ini bisa menutupi kekurangan sholat kita yang lalu.

3. Tempat lahirnya Rasululllah SAW

Mekah adalah kota kelahiran Rasulullah. Berada di Mekah membuat kita bisa menelusuri jejak sejarah hidup Rasulullah. Dimana Beliau tinggal, kota kelahirannya, rumah Rasulullah, dan lainnya.

4. Dajjal tidak akan masuk ke Mekah

Dijelaskan dalam hadits Fathimah binti Qais Radhiyallahu anhuma, bahwa Dajjal mengatakan, “Lalu aku bisa keluar. Aku akan berjalan di muka bumi, maka tidak akan aku tinggalkan satu kampung pun kecuali aku singgah kepadanya dalam waktu empat puluh malam, selain Makkah dan Thaibah (Madinah al-Munawarah), keduanya diharamkan untukku, setiap kali aku hendak masuk ke salah satu darinya, maka Malaikat akan menghadangku dengan pedang yang terhunus yang menghalangiku untuk memasukinya, dan di setiap lorong darinya ada Malaikat yang menjaganya.” [Shahiih Muslim, kitab al-Fitan wa Asyraathus Saa’ah, bab Qishashatud Dajjal (XVIII/83, Syarh an-Nawawi)]

Sumber: https://almanhaj.or.id/3249-pasal-kedua-tempat-keluarnya-dajjal-dajjal-tidak-akan-memasuki-makkah-dan-madinah.html

Sumber: https://almanhaj.or.id/3249-pasal-kedua-tempat-keluarnya-dajjal-dajjal-tidak-akan-memasuki-makkah-dan-madinah.html

Di akhir zaman nanti, Dajjal akan datang ke muka bumi untuk mempengaruhi keimanan kaum muslim. Dan tempat yang tidak bisa dikunjungi Dajjal adalah Mekah dan Madinah.

5. Tempat sejarah islam bermula

Islam datang dibawa oleh Rasulullah ketika ia berada di Mekah. Mengunjungi Mekah, berarti menelusuri kembali sejarah awal munculnya agama islam di muka bumi.

6. Bisa makan kurma dan melihat unta langsung dari kota asalnya

Selama ini saya hanya melihat unta dan makan kurma dari foto atau di toko-toko yang sudah melalui proses panjang di dalamnya. Bila bisa langsung datang ke Mekah, kita bisa merasakan sensasi makan kurma langsung dari pohonnya atau naik kurma di kota dimana mereka berasal.

7. Merasakan langsung bagaimana kehidupan islam diterapkan

Melihat bagaimana semua orang bersungguh-sungguh ketika sholat, meninggalkan jual beli ketika azan berkumandang, melihat para penjual yang jujur, dan kehidupan islam lainnya.

8. Tempat dimana do’a akan selalu dikabulkan

Di Mekah, ada banyak tempat yang bila kita berdo’a di sana, maka InsyaAllah akan dikabulkan. Jangankan berdo’a, bahkan tindakan, pikiran, apapun yang kita lakukan, biasanya akan mendapatkan balasan seketika ketika di sini. Seorang teman suami pernah bercerita. Suatu ketika ketika melaksanakan ibadah haji, Beliau ditempatkan tak jauh dari toilet. Agak kecewa ia, mengapa bisa ditempatkan di tempat yang dekat dengan toilet. Lalu tak lama kemudian, ia pun sakit perut dan ingin ke toilet. Betapa bersyukurnya ia kala iti, bila saja ia berada di bagian depan atau yang jauh dari toilet, dengan jumlah jamaah yang ribuan banyaknya, tentu akan sangat sulit sekali ia untuk cepat ke toilet.

Sebenarnya masih banyak alasan-alasan lainnya. Namun saat ini yang terekam di ingatan baru 7 hal di atas. Jadi, apakah kamu juga punya tempat atau kota yang selalu ingin dikunjungi? Sharing di kolom komentar ya, semoga bermanfaat. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *