Tiada Tempat yang Lebih Baik Selain di Rumah

 photo 20190507_135711_0000_zpsogswadan.png

 

Alhamdulillah dua hari sudah puasa kita lewati. Bagimana? Masih sesuai target tilawahnya? Sudah berapa banyak memberi makan orang yang berpuasa? Atau sudah bukber sama siapa saja?

Baca juga: Agar Bukber Tak Merusak Pahala Puasa.

Kali ini tema ramadhan challenge dari Blogger Perempuan adalah tempat buka puasa favorit di kota mu. Jika ditanya tempat buka puasa favorit, jawabannya tentu saja di rumah. Keluarga kami tidak terlalu kaya, sehingga tak melulu bisa sesekali atau bahkan sering berbuka di luar. Dulu, kalau berbuka, ya dirumah. Makan seadanya, semua serba sederhana. Tapi Alhamdulillah kami semua menikmatinya. Tidak pernah kemudian membanding-bandingkan kolak tetangga lebih gurih dan lainnya.

Baru sejak SMP, saya berbuka selain di rumah. Semakin tinggi sekolahnya, semakin sering berbuka puasa di luar. Buka puasa bareng teman SMA, teman kampus, teman pramuka, teman organisasi, dan lainya. Selama berbuka di luar itu, tak pernah kami mematok harus buka di sini atau di sana. Atau tempat favorit. Pokoknya asal murah, enak, dan ada tempatnya, maka tempatnya akan jadi pilihan. Karena ketika bulan puasa begini rumah makan penuh setiap hari. Makanya tempat paling enak dan nyaman untuk berbuka tetap di rumah. Apalagi sejak menikah dan memiliki anak. Sebagai ibu, saya punya kriteria sendiri tempat berbuka yang oke menurut saya.

1. Tempatnya luas

Mengapa harus luas? Karena kita kan maunya acara bukber itu jadi acara silaturahim. Kalo sempit terus ngobrolnya kedengeran pembeli sebelah, kan nggak enak?

 2.Tersedia lesehan

Ini karena anak-anak lebih nyaman dan mudah diatur bila makan di meja lesehan. Kalau di kursi kadang tumpat, takut pecah, atau lainnya.

3. Tersedia Mainan anak

Anak-anak itu kan suka gerak dan bosenan. Nah kalau di tempat makannya ada tempat bermain, ini akan sangat membantu. Apalagi ayah ibunya puasa, terasa sekali capeknya, haha. Terutama saat mereka mau main lari-larian,haha.

4.Tersedia mushola

Ini sudah dibahas di postingan challenge sebelumnya. Kalau puasa, terus gara-gara keasyikan kongkow, sholat jadi lupa atau sengaja dilupakan. Apalagi ditambah di tempatnya tidak ada mushola. Duh, repot sekali.

Itulah keempat kriteria tempat bukber paling oke. Sayangnya belum pernah kami temui paket tempat bukber selengkap di atas. Entah yang nggak ada mushola, lesehan, dan lainnya. Yang semuanya ada ya di rumah, hehe. Kalau di rumah bisa makan dengan gaya bebas, anak-anak tenang, sholat bisa leluasa, makanannya pun lebih terjamin karena jelas asalnya, cara masaknya, dan biasanya ada selipan do’a dari ibu ke anak-anaknya.

Jadi, tempat buka favorit di kotamu dimana? Kalau saya, yakin, di rumah! Semoga bermanfaat.

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *