Tips Mengurangi Mual untuk Bumil

Tips Mengurangi mual untuk Bumil

Gambar credit to hamilplus.com.

Tips Mengurangi Mual untuk Bumil. Alhamdulillah, akhirnya saya diberi kesempatan untuk merasakan hamil kembali. Meski kehamilan kedua ini tidak direncanakan dan tak terduga, tapi kami bersyukur Allah masih mempercayakan kami untuk bisa memiliki anak lagi.

Seperti kehamilan yang pertama lalu, di kehamilan kedua ini saya juga harus menikmati masa-masa mabok, mual dan muntah. Alhamdulillahnya tidak sampai masuk ke rumah sakit dan susah makan. Awal-awal saya sempat kagok dan kewalahan dengan mual ini. Apalagi pas awal kehamilan dulu sempat ditinggal suami kerja ke Paiton, sedangkan saya masih di rumah mertua, di Mojokerto. Jadinya kan nggak ada yang diminta-minta, hehe. Beruntungnya, lama kelamaan saya mulai memahami ritme mual dan mulai bisa mengatasinya. Sekarang masih mual sedikit, tapi sudah mulai bisa bersih-bersih kembali, setelah males-malesan beberapa hari di kasur.

Nah, buat kamu yang juga sedang hamil muda dan mabok, berikut beberapa tips ala-ala saya untuk mengurangi mual di saat hamil muda, semoga berhasil mengurangi mualnya ya bumils, check it out!

  1. Berdo’a kepada Allah semoga diberi kekuatan dan kemudahan dalam melalui fase mual dan muntah.

Menurut saya, dalam keadaan apapun, penting sekali untuk senantiasa berserah diri kepadaNya, termasuk ketika mual dan muntah selama hamil muda. Bisa saja karena do’a yang kita panjatkan, Allah mudahkan kita dalam hal lainnya, misalnya saja anak yang tidak rewel, tetangga yang baik hati atau bahkan suami yang senantiasa mendampingi.

  1. Makan sedikit dan sering.

Pada dua kehamilan ini, saya memang tidak bisa lapar. Telat makan sedikit, saya akan mual dan kadang disertai muntah. Namun saya juga tidak bisa terlalu kekenyangan, bisa begah rasanya. Karenanya untuk mengatasi hal ini, saya coba untuk makan sedikit tapi sering, sehingga perut tidak sempat kelaparan. Agar tidak lupa dan keteteran untuk masalah makan, kamu bisa gunakan alarm sebagai pengingat, atau bisa juga gunakan jam beker sebagai pengingat waktu makan.

  1. Makan makanan yang disukai.

Ketika mual, saya akan mencoba mengurangi rasa mual dengan makan makanan yang saya sukai, seperti rujak, buah-buahan, pempek dan lainnya. Terkadang hal ini berhasil mengalihkan saya dari rasa mual, karena saking senangnya saya ketika makan. Haha. Bila kurang berhasil, saya akan beralih dengan mengunyah permen. Sayangnya si kecil juga suka permen, jadi kalau lagi makan permen, harus sembunyi-sembunyi dari si kecil. Usahakan makanan yang dipilih adalah makanan yang sehat.

  1. Kurangi konsumsi makanan pemicu mual.

Ketika mual, saya tidak akan mengkonsumsi makanan yang membuat saya bertambah mual, seperti coklat, tumisan bermumbu, makanan dengan bumbu bawang putih menyengat, dan lainnya. Tentu setiap bumil punya makanan pemicu mual yang berbeda-beda ya.

  1. Istirahat yang cukup.
Tips mengurangi mual untuk Bumil

Istirahat yang cukup membantu mengurangi mual, gambar credit to coldwater.forumid.

Bila semua makanan tidak cukup membantu, saya akan berbaring atau tidur. Berbaring dengan tenang di tempat tidur membuat saya lebih rileks dan mual pun sedikit berkurang.

  1. Jangan fokus dengan mual.
Tips mengurangi mual untuk Bumil.

Aktivitas ringan seperti jalan kaki juga dapat membantu bumil untuk mengurangi mual.

Untuk mengurangi mual, kadang saya melakukan aktivitas ringan seperti Jalan-jalan ke rumah tetangga, ngobrol dengan tetangga,  atau belanja sesuatu di toko online. Nah, untuk bumil yang hobi membaca, bisa juga dengan membaca buku atau novel atau biar lebih tenang bisa juga dengan baca Alqur’an. Dengan begitu, pikiran tentang mual akan sedikit terlupakan dan otak bisa sedikit fresh.

Itulah beberapa tips yang saya terapkan bila mual melanda. Alhamdulillah sekarang mual dan muntah sudah berkurang, sudah mulai bisa aktivitas lagi sedikit demi sedikit. Semua tipsnya tidak musti saklek dilakukan berurutan ya, harus tryal and error, karena kadang kondisi bumil kan beda-beda, tidak selalu sama. Oh ya, kalau kamu punya tips lain, sharing yuk! Semoga bermanfaat! 🙂

5 comments

  • Huhu aku dulu sampe parah banget. Ga bisa bangun dari tempat tidur. Dipaksa bangun, sakit banget. Sholat aja sampe duduk >_< Mudah-mudahan nanti hamil kedua dan seterusnya ga parah kayak pertama hihi. Tipsnya bener banget mbak. Banyak berdoa, makan sering dan makan yang disukai 😀

  • Pingback: Mengenang Detik-detik Kelahiran Si kecil – Sepradik

  • inget waktu hamil anak pertama.
    Waktu itu ngidam buah namanya buah lontar, Mba. Rasanya kaya kelapa, tapi kecil. Hmm, namanya beda2 tiap daerah kayanya deh.

    Dah gitu, pas ga musim di jakarta. Ngerepotin semua orang. Akhirnya dpt 2 bln kemudian itu pun di sekitar daerah tangerang, dibawain ma bude. 😀

    • juliaamrih

      Senangnya pas dapet ya Mba’.. 🙂
      Tapi biasanya sensasi makannya nggak senikmat pas lagi mau-maunya, hihi..

Leave a Reply to anggarani Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *