Traveling bersama Bayi

Traveling bersama bayi. (Picture credit to pixabay.)

Asaalamu’alaikum semua, Alhamdulillah Allah masih memberikan kesehatan bagi kita semua. Masih bisa bernafas dengan mudah, masih bisa menulis dengan tenang. Masih bisa berencana mudik bersama keluarga kecil kami. Alhamdulillah. Untuk yang sedang punya masalah atau sakit dan lainnya, saya do’akan semoga segera diberi kemudahan untuk sembuh atau masalahnya segera selesai.

Oh ya, ngomong-ngomong tentang mudik, InsyaAllah sebentar lagi kami sekeluarga akan mudik ke rumah orang tua saya di Bangka Belitung. Ini adalah mudik ketiga kalinya si Abang, sementara mudik yang pertama untuk adek yang baru berusia 6 bulan. Alhamdulillah, mudik kali ini kami bawa bayi lagi.

Jadi kali ini saya mau curhat sedikit mengenai travelin bersama bayi. Karena kami dulu juga pernah membawa si Abang naik pesawat saat usianya 11 bulanan, jadi kami tak terlalu terkejut lagi saat membawa si adik. Lalu, apa saja persiapan yang kami lakukan?

1. Berdo’a kepada Allah

Saya selalu berdo’a agar sebelum berangkat, saat berangkat, di rumah orang tua, kami semua sehat, semua hal dilancarkan dan dimudahkan. Aamiin. Kalau sudah berdo’a gini rasanya jadi lebih tenang.

2. Sounding pada si kecil

Sejak kemaren-kemaren, saya selalu bisikkan kepada Abang dan adik, kalau kami akan bepergian naik bus dan pesawat. Sehat terus ya Nak, yang anteng di bus dan pesawat.

3. Mainan baru

Agar tak rewel, anak-anak dibekali mainan yang baru. Kenapa harusb baru? Agar tak bosan bila sebelumnya sudah sering dimainkan. Kalau adik, kami bawakan teether untuk digigit-gigit.

4. Baju ganti, makanan, minuman, tissu basah, popok, perlak, plastik, dan minyak telon, dalam satu tas kecil

Ini untuk persiapan kalau sewaktu-waktu adik puo, popoknya bocor, baju si Abang kotor, si Abang lapar, dan lainnya. Jadi tak perlu bongkar-bongkar muatan koper.

5. Stroller

Ini khusus untuk si Adik. Kadang dia suka bosen kalau hanya digendong, kadang minta berbaring, tengkurap, dan lainnya. Agar dia tidak bosan, kami simpan dulu stroller sebelum berangkat. Jadi bisa dipakai untuk si adik kalau dia bosan. Untuk ketentuan membawa stroller di pesawat, saya sharing nanti ya. Semoga tidak lupa.

6. Jaket

Saat di pesawat biasaya dingin dan kadang bayi agak sensitif. Untuk jaga-jaga kami bawakan anak-anak jaket.

7. Hp dan power bank

Agar tidak repot mencharger saat di bandara, sepertinya perlu juga untuk membawa power bank. Bisa untuk menelpon jemputan nantinya.

Itu saja persiapan kami untuk mudik bersama bayi dengan pesawat. Semoga kami bisa pergi dan pulang dengan selamat. Aamiin.

Kamu punya tips lainnya? Sharing yuk! Semoga bermanfaat. 🙂

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *