Mau Tulisanmu Masuk Page One? Yuk Pelajari Apa Itu Search Intent

Sumber gambar: Canva.

Peringkat tinggi di Google akan meningkatkan traffic pengunjung ke website yang kamu miliki. Untuk meningkatkan peluang tingginya pengunjung, kamu perlu memperhatikan search intent. Postingan ini akan menjelaskan apa itu search intent dan cara mengoptimalkannya pada konten. [1]

Baca juga: 10 Alasan Mengapa Saya Menulis Blog?

Apa itu Search Intent?

Secara bahasa, search intent berarti maksud pencarian. Sederhananya, menurut panduanim, search intent dapat diartikan sebagai tujuan atau maksud dari pencarian yang dilakukan oleh user. 

Ketika seseorang mengetikkan kata kunci saat pencarian online, mereka pasti memiliki maksud dari pencarian tersebut. Apakah itu untuk menjawab pertanyaan mereka, atau mereka ingin mengunjungi situs web tertentu atau karena ingin membeli sesuatu?[2]

Contoh search intent, misalnya, ada orang melakukan pencarian di Google dengan mengetikkan kata kunci sebagai berikut:

  1. “HP Xiaomi”

Orang yang mengetikkan “HP Xiaomi”, biasanya adalah orang yang ingin mengetahui jenis-jenis HP Xiaomi dari web resmi Xiaomi. Sehingga Google akan memahami bahwa user membutuhkan informasi dari web resmi dan terpercaya. 

Maka hasil pencarian yang muncul teratas adalah web resmi maupun dari web yang terpercaya yang  berkaitan dengan kata kunci tersebut.

  1. Beli HP Xiaomi

Google memahami bahwa orang yang mengetikkan kata kunci ini adalah orang yang ingin membeli HP Xiaomi. Sehingga peringkat teratas yang muncul adalah halaman produk dari toko online. Akan sulit untuk konten artikel muncul menjadi page one dengan kata kunci ini.

  1. HP Xiaomi terbaik dibawah 3 jutaan

Untuk keyword ini, Google akan memahami pengguna mencari rekomendasi HP Xiaomi berdasarkan harga. Sehingga halaman pertama yang muncul adalah artikel yang membahas tentang rekomendasi HP Xiaomi berdasarkan harga.

Dengan memahami search intent, kita bisa mengetahui konten apa yang dicari oleh pencari. [3]

Jenis Search Intent

Menurut Yoast, ada 4 jenis search intent yang umum user gunakan. Apa saja?

Pertama, Informational intent, search intent yang berkaitan dengan informasi.

Orang yang menggunakan maksud pencarian ini biasanya adalah orang yang mencari informasi, baik yang singkat maupun lengkap. Mulai dari informasi tentang cuaca, resep masakan, info kalori, dan lainnya. Untuk maksud informational, biasanya Google langsung memberikan informasi yang dimaksud.

Misalnya kita mencari keyword gejala Covid 19, maka akan muncul tampilan seperti ini:

Atau tentang cara membuat blog pada WordPress:

Sehingga umumnya untuk jenis intent yang satu ini, kadang pengguna tak perlu mengunjungi web tersebut, karena sudah tertulis jawaban yang dimaksud pada halaman pencarian Google.

Kedua, Navigational intent, Search Intent yang bersifat navigasi atau mengarahkan ke sebuah web.

Orang yang menggunakan intent ini biasanya ingin mengunjungi situs web tertentu. Misalnya orang ingin mencari website PT KAI (Kereta Api Indonesia) , maka hasil pencariannya adalah situs resmi dari web tersebut.

Untuk keyword ini biasanya pencarinya tidak akan mengunjungi postingan kita, meskipun kita menggunakan kata kunci ini.

Ketiga, Commercial investigation, search intent yang sifatnya komersial

Orang yang menggunakan kata kunci ini biasanya adalah orang yang berniat membeli suatu produk, namun hendak mempelajarinya terlebih dahulu. Misalnya mencari mesin cuci terbaik? Mereka membutuhkan waktu untuk mencari produk yang mereka inginkan.

Sehingga kata kunci ini biasanya bersifat meyakinkan, agar mereka mau membeli produk tersebut. Jadi, jika kamu memiliki sebuah produk yang ingin kamu jual, cari sebanyaknya tentang keyword ini dan buatlah postingan semenarik mungkin sehingga orang lain tertarik membeli produk tersebut.

Terakhir, Transactional intent, search intent yang bersifat transaksi

Orang yang menggunakan kata kunci ini biasanya sudah tahu persis produk apa yang ingin mereka beli. Itu artinya jika kamu menggunakan kata kunci ini, kamu perlu bersaing dengan website resmi, atau toko besar seperti Lazada, Tokopedia, Shopee, dan lainnya. Misalnya hasil pencarian untuk kursi kerja Ikea:

Atau beli piring cantik:

Memahami Maksud Kata Kunci

Setelah mengetahui perbedaan jenis-jenis search intent, kita dapat memahami maksud seseorang dari kata kunci yang ia gunakan. Karenanya dengan menggunakan kata kunci tertentu, dapat meningkatkan peluang website terlihat pada pencarian yang cocok.

Misalnya saja kata kunci dengan maksud transaksional akan sering mengandung kata-kata seperti:

  • membeli atau beli
  • jual
  • diskon
  • nama produk

Untuk kata kunci informasi umumnya berisi kata-kata seperti:

  • bagaimana caranya?
  • cara terbaik untuk
  • mengapa

Cara Mengoptimalkan Konten untuk Search Intent

Untuk memastikan bahwa halaman pencarian sesuai dengan maksud pencarian audiens, kamu harus mengoptimalkan konten untuk search intent. Jika seseorang mencari informasi, jangan tampilkan halaman produk pada mereka. 

Sebaliknya, jika seseorang ingin membeli sebuah produk, jangan berikan mereka postingan yang panjang, karena kemungkinan besar kamu akan kehilangan mereka.

Sebaiknya, jangan hanya fokus pada kata kunci yang sifatnya transaksional. Untuk memaksimalkan pencarian, sebaiknya kamu menggabungkan semua jenis search intent. Atau fokuskan pada konten yang bersifat informasi, daripada fokus pada transaksional.

Misalnya, jika kamu menjual vitamin kucing, kamu dapat mengoptimalkan sebuah halaman kategori produk untuk istilah pencarian [beli vitamin kucing]. Selanjutnya, kamu juga punya artikel tentang pemberian vitamin. 

Kamu dapat mengoptimalkan artikel itu untuk istilah pencarian [cara memberi vitamin pada kucing saya] dan mengarahkannya ke orang-orang dengan tujuan informasi.

Penutup

Jika kamu menginginkan banyak pengunjung datang ke website, maka kamu perlu memperhatikan karakter dari audiens atau calon pengunjung. Salah satunya dengan memastikan bahwa konten yang kamu tulis sesuai dengan istilah yang dicari orang, serta maksud pencarian audiens.

Setelah paham apa itu search intent, kini kamu bisa menentukan postingan sesuai dengan jenis kata kunci. Pastikan postingan cukup informatif ketika orang mencari informasi. Jadilah hasil pertama saat seseorang menelusuri nama perusahaan kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *